Buleleng (terasbalinews.com) – Sebagai bagian dari komitmen untuk membentuk generasi yang melek teknologi sekaligus bertanggung jawab dalam bermedia sosial, SMPN 2 Gerokgak menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi Cakap Digital, Bijak Bermedia Sosial pada Kamis, 12 Juni 2025. Kegiatan ini menyasar 150 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga pendidik.
Acara dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Putu Suardana, yang menekankan pentingnya pemahaman etika digital bagi pelajar di era teknologi. “Melihat tingginya aktivitas siswa di media sosial, kami merasa perlu menghadirkan kegiatan yang bisa menjadi fondasi awal bagi mereka dalam menggunakan teknologi secara bijak,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman tentang jejak digital menjadi hal krusial karena kini banyak perusahaan mempertimbangkan rekam jejak digital calon pekerjanya.
Materi utama disampaikan oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng, Komang Ery Marta Pariata. Ia mengingatkan tentang pentingnya menjaga data pribadi dan memahami konsekuensi dari setiap aktivitas daring.
“Jejak digital itu nyata dan tak bisa dihapus begitu saja. Sekali kita membagikan informasi pribadi, risikonya bisa panjang. Kita ingin siswa memahami bahwa satu klik bisa berdampak besar,” ujar Komang Ery dalam pemaparannya.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Salah satu siswi, Ni Kadek Wulandari dari kelas XIII, mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa link undangan digital bisa digunakan untuk meretas data. “Saya baru tahu kalau link undangan pernikahan saja bisa menjadi jebakan untuk meretas data kita. Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan kami,” tuturnya.
Wulandari juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin, khususnya bagi siswa baru di tahun ajaran berikutnya, agar edukasi digital bisa diperoleh secara merata. Ndra



