BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Banjir Bandang di Banjar Buleleng, Dua Warga Tewas dan Dua Masih Hilang

whatsapp image 2026 03 07 at 18.03.21
Tim SAR gabungan bersama personel Basarnas, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Tentara Nasional Indonesia menemukan korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, dengan menyisir tumpukan kayu dan material yang terbawa arus sungai, Sabtu (7/3). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Banjir bandang yang menerjang Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Jumat (6/3) malam menyebabkan korban jiwa. Hingga Sabtu (7/3) sore, dua warga dilaporkan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Korban pertama yang ditemukan adalah Dewa Ketut Adi Suarjaya (55), warga Dusun Santal, Desa Banjar. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 23.10 WITA di aliran Tukad Santal, dengan posisi tersangkut di semak-semak bambu.

Kepala Dusun Santal Ketut Sudiadika menjelaskan, sebelum kejadian korban sempat berupaya memindahkan mobil yang terparkir di depan rumahnya. Namun secara tiba-tiba debit air sungai meningkat dan banjir datang dengan arus deras.

“Korban terseret saat hendak menyelamatkan mobilnya. Arus banjir cukup kuat hingga korban hanyut kurang lebih sekitar 800 meter dari lokasi awal,” jelasnya.

Setelah dilakukan pencarian oleh warga bersama petugas gabungan dengan menyusuri aliran sungai, korban akhirnya ditemukan dan segera dievakuasi menuju RS Pratama Tangguwisia untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, tiga warga dari satu keluarga di Dusun Ambengan dilaporkan hilang setelah rumah mereka diterjang banjir menjelang tengah malam. Mereka adalah Komang Suci (44) bersama dua anaknya Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). Sementara kepala keluarga Kadek Witana berhasil selamat dari peristiwa tersebut.

Perbekel Desa Banjar Ida Bagus Dedy Suyasa mengatakan rumah korban mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir yang membawa material kayu besar dan lumpur.

“Dinding rumah korban jebol. Kemungkinan mereka panik sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban pada Sabtu siang. Korban perempuan yang teridentifikasi sebagai Komang Suci ditemukan di aliran sungai wilayah Banjar Dinas Ambengan, sekitar dua kilometer dari lokasi rumahnya. Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Buleleng.

Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, mengonfirmasi penemuan tersebut.

“Hari ini kita sudah menemukan satu target lagi berjenis kelamin perempuan dewasa. Korban ditemukan pukul 13.56 Wita dan dievakuasi pukul 14.18 Wita menuju RSUD Buleleng,” ujarnya.

Dalam operasi pencarian ini, sebanyak 139 personel SAR gabungan dikerahkan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, relawan, hingga tambahan personel Sabhara Polda Bali. Tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran Tukad Mendaum hingga menuju kawasan pantai.

Pencarian dilakukan dalam dua sesi dengan metode penyisiran darat dan laut. Selain itu, tim juga menggunakan perahu karet untuk menyusuri aliran sungai hingga ke muara.

Menurut Sidakarya, fokus pencarian selanjutnya akan diarahkan pada tumpukan puing dan material sampah yang terbawa arus banjir. Tim juga berencana mengerahkan alat berat untuk membuka kemungkinan adanya korban yang tertimbun.

“Korban hari ini ditemukan di antara puing-puing sampah yang terbawa banjir. Besok pencarian akan kita fokuskan lagi di area ini dan kita rencanakan menggunakan alat berat ekskavator,” jelasnya.

Upaya pencarian juga melibatkan anjing pelacak untuk membantu mendeteksi keberadaan korban yang masih hilang. Basarnas turut berkoordinasi dengan Polda Bali guna menambah unit K9 dalam operasi lanjutan.

“Dari pagi sampai siang sudah ada penggunaan anjing pelacak. Mudah-mudahan besok bisa diperkuat lagi dengan unit K9 tambahan dari Polda Bali,” tambah Sidakarya. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *