BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Klinik PKU Muhammadiyah Pertama Hadir di Bali, Mulai Dibangun di Singaraja

Manajer Operasional Lazismu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rozikan, S.E.I., M.Si., bersama jajaran PDM Buleleng meninjau lokasi pembangunan Klinik PKU Muhammadiyah pertama di Bali yang berlokasi di Jl. Pattimura, Kampung Bugis, Singaraja, Kamis (3/7/2025). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Sebuah langkah bersejarah diambil Muhammadiyah di Bali. Pembangunan Klinik PKU Muhammadiyah pertama di Pulau Dewata resmi dimulai, berlokasi di Jalan Pattimura, Kelurahan Kampung Bugis, Singaraja. Klinik ini akan menjadi tonggak baru bagi pelayanan kesehatan berbasis keumatan di wilayah Bali Utara.

Proses awal ditandai dengan pembongkaran bangunan lama, yang sebelumnya digunakan sebagai Tempat Penitipan Anak (TPA). Acara peletakan dasar pembangunan dilakukan Selasa (1/7/2025) dengan doa bersama yang dipimpin oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Buleleng.

Sejumlah tokoh Muhammadiyah hadir dalam kesempatan tersebut, termasuk Ketua PDM Buleleng H.M. Ali Susanto, Sekretaris Sudarmo, dan Wakil Ketua dr. Rizani serta Dodi Irianto. Turut mendampingi pula Ketua Majelis PKU & Lingkungan Hidup Suryansah, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Muhammad Fardiansyah, serta perwakilan Lazismu Buleleng dan UMY.

Pada Kamis (3/7/2025), Manajer Operasional Lazismu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rozikan, S.E.I., M.Si., meninjau langsung lokasi pembangunan dan memberikan arahan teknis. Ia menegaskan bahwa pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan.

“Ini merupakan calon Klinik PKU Muhammadiyah di Bali. Insya Allah pembangunannya selesai dalam tiga bulan. Kami mohon doa dari para donatur agar pembangunan ini lancar,” ujarnya.

Menurut Rozikan, klinik ini akan menjadi ikon Muhammadiyah di Bali, mengingat sudah lama diidamkan namun belum terealisasi. Melalui sinergi antara Lazismu UMY, PDM Buleleng, dan PWM Bali, impian tersebut kini mulai menjadi nyata.

“Bismillah, kami harap tiga bulan ke depan sudah bisa operasional. Kami mohon dukungan dari masyarakat luas agar ini menjadi amal jariyah yang nyata bagi umat,” tambahnya.

Ketua PDM Buleleng, H.M. Ali Susanto, M.Pd., juga menyampaikan rasa syukurnya atas dimulainya proyek tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses awal berupa pembongkaran bangunan lama akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang-tiang konstruksi.

“Kita upayakan dalam waktu sekitar tiga bulan sudah selesai. Mohon doa dan dukungan dari umat, baik di Bali maupun luar Bali,” ujarnya.

Lebih dari sekadar infrastruktur, Klinik PKU Muhammadiyah Singaraja membawa visi besar untuk memperluas akses layanan kesehatan dengan nilai-nilai keislaman yang humanis dan profesional. Klinik ini nantinya akan melayani pemeriksaan umum, ibu dan anak, serta menyediakan laboratorium dasar.

“Ini bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang kesehatan. Kami ingin siapa pun di Buleleng bisa memperoleh layanan kesehatan yang baik dan terjangkau,” tutur Ali Susanto.

Respon masyarakat juga positif. Warga Muhammadiyah setempat, Ardianto, mengapresiasi langkah ini sebagai wujud kontribusi nyata ormas keagamaan terhadap kesejahteraan publik.

“Kami sangat mendukung pembangunan ini. Kehadiran Klinik PKU akan sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah utara Bali,” ucapnya.

Jika berjalan sesuai rencana, klinik ini akan mulai beroperasi pada awal tahun 2026 dan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Buleleng. Ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *