BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

435 Atlet Ramaikan Singaraja Open Taekwondo, TI Buleleng Bidik Bibit Porprov

Sebanyak 435 atlet mengikuti Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 di GOR FOK Undiksha Singaraja, Sabtu (12/9/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) –  Sebanyak 435 atlet taekwondo dari berbagai kabupaten/kota di Bali memadati GOR Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja. Mereka ambil bagian dalam Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 yang digelar Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Buleleng, Sabtu (12/9/2026).

Kejuaraan terbuka yang berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026, ini tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan. Pengkab TI Buleleng memanfaatkannya sebagai sarana pemantauan sekaligus penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi sejumlah agenda olahraga, termasuk Porjar dan Porprov 2027.

Ketua Pengkab TI Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan taekwondo di Buleleng. Pasalnya, kejuaraan terbuka serupa terakhir digelar di Buleleng sekitar enam tahun lalu.

“Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini, atlet-atlet Taekwondo Buleleng bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, terlebih dalam menghadapi Porprov 2027 mendatang,” ujar Surya Bharata usai membuka kejuaraan.

Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Sistem klasifikasi atau layering diterapkan untuk memetakan kemampuan atlet dan membentuk tim bayangan Buleleng.

Dari proses tersebut, TI Buleleng akan melihat atlet-atlet yang memiliki potensi untuk masuk dalam proyeksi kontingen Buleleng pada Porjar maupun Porprov 2027.

“Pada Porprov mendatang, target kami minimal dua medali emas. Jadi turnamen ini bisa sebagai sarana interaksi sekaligus silaturahmi antar-atlet se-Bali untuk saling berbagi pengalaman bertanding,” tegasnya.

Ketua Panitia Singaraja Open Taekwondo Championship 2026, Putu Sadnyana, menjelaskan sebanyak 435 atlet yang ambil bagian terbagi dalam dua nomor pertandingan. Kategori Kyorugi diikuti 403 atlet, sedangkan Poomsae diikuti 32 atlet.

Pertandingan mencakup sejumlah kelompok usia, mulai dari Super Pra-Cadet, Pra-Cadet, Cadet, Junior hingga Senior. Masing-masing kelompok juga terbagi dalam kelas Pemula dan Prestasi.

Peserta datang dari berbagai daerah di Bali, di antaranya Denpasar, Badung, Bangli, Gianyar, Jembrana, dan Buleleng. Sebagai tuan rumah, Buleleng menurunkan 93 atlet.

“Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai wadah uji tanding untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mengukur hasil pembinaan di masing-masing dojang. Sebagai tuan rumah untuk Buleleng diperkuat oleh 93 atlet. Kedepannya, kami merencanakan untuk membuka kejuaraan ini hingga tingkat nasional,” tandasnya.

Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan atlet, Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 diharapkan menjadi pijakan awal untuk menghidupkan kembali tradisi kejuaraan taekwondo di Buleleng sekaligus memperkuat proses regenerasi atlet menuju level yang lebih tinggi. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *