BADUNG (terasbalinews.com). Langkah baru konektivitas wisata bahari Bali resmi dimulai. Ekajaya Fast Ferry mengoperasikan kapal terbarunya, Ekajaya Patra, melalui pelayaran perdana dari Nusa Dua Harbour, Kabupaten Badung, Sabtu (27/6/2026).
Kehadiran armada baru ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses transportasi laut yang menghubungkan Bali dengan sejumlah destinasi wisata unggulan di kawasan Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai dari Nusa Penida, Nusa Lembongan, Lombok, hingga Kepulauan Gili.
Pelayaran perdana Ekajaya Patra menjadi momentum penting bagi Ekajaya Fast Ferry dalam meningkatkan pilihan perjalanan laut bagi wisatawan. Dengan konsep layanan fast ferry yang mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi waktu, wisatawan kini memiliki alternatif perjalanan yang lebih praktis untuk menjangkau berbagai destinasi bahari.
General Manager Ekajaya Fast Ferry, I Ketut Sugita, mengatakan pengoperasian Ekajaya Patra merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan pariwisata kawasan Bali dan sekitarnya.
“Keberangkatan perdana Ekajaya Patra merupakan momen yang sangat penting bagi kami. Mulai hari ini, kapal ini resmi melayani penumpang melalui rute yang menghubungkan Nusa Dua dengan Nusa Penida, Nusa Lembongan, Lombok, Senggigi, dan Kepulauan Gili,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran kapal baru tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan laut yang semakin nyaman sekaligus mendukung mobilitas wisatawan menuju destinasi-destinasi unggulan.
“Kami berharap kehadiran Ekajaya Patra dapat memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman sekaligus mendukung mobilitas wisatawan dari Bali menuju destinasi unggulan di Lombok, Kepulauan Gili, Nusa Penida, dan Nusa Lembongan,” kata Sugita.
Dalam operasional perdananya, Ekajaya Patra menyediakan dua pilihan jadwal keberangkatan utama dari Nusa Dua Harbour.
Keberangkatan pukul 07.30 WITA melayani rute Nusa Dua–Nusa Penida–Nusa Lembongan–Lombok. Sementara keberangkatan pukul 08.00 WITA melayani rute Nusa Dua–Senggigi–Gili Trawangan.
Kehadiran jadwal tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan lintas pulau dengan waktu tempuh yang lebih efektif.
Selain memperluas pilihan transportasi laut, pengoperasian Ekajaya Patra juga memperkuat peran Nusa Dua Harbour sebagai salah satu pintu gerbang wisata bahari di Bali.
Dengan layanan yang tersedia saat ini, pelabuhan tersebut mampu melayani hingga 682 penumpang per hari menuju berbagai destinasi wisata melalui jaringan fast ferry.
Sebagai armada terbaru Ekajaya Fast Ferry, Ekajaya Patra melengkapi jaringan layanan perusahaan yang selama ini menjadi salah satu penghubung utama perjalanan laut antarwilayah wisata di Bali dan NTB.
Saat ini, Ekajaya Fast Ferry mengoperasikan lima kapal yang melayani sembilan pelabuhan di wilayah Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili. Total kapasitas layanan perusahaan mencapai lebih dari 1,2 juta kursi penumpang per tahun.
Dengan tambahan armada baru tersebut, perusahaan berharap dapat memperkuat konektivitas antar destinasi wisata sekaligus menjawab kebutuhan wisatawan terhadap layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Pengembangan armada, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan infrastruktur pendukung menjadi bagian dari strategi Ekajaya Fast Ferry untuk menghadirkan pengalaman perjalanan laut yang lebih efisien bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali dan kawasan sekitarnya.
Di tengah meningkatnya minat wisatawan terhadap perjalanan antar pulau, kehadiran Ekajaya Patra menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem pariwisata bahari di kawasan Bali-Nusa Tenggara, sekaligus membuka peluang konektivitas yang semakin luas antara destinasi wisata unggulan. (red)




