BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Wamen Diktisaintek Dorong Konsorsium Kampus Tangani Persoalan Pendidikan dan Sosial

img 20260309 wa0028
Rektor Universitas Pendidikan Ganesha I Wayan Lasmawan menyerahkan cinderamata kepada Wakil Menteri Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan saat diskusi akademik di kampus Undiksha, Singaraja, Senin (9/3/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Fauzan mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri diskusi akademik di Universitas Pendidikan Ganesha pada Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali yang menyelenggarakan program studi kependidikan serta para dekan.

Fauzan yang hadir bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, I Ketut Adnyana, menjelaskan bahwa pembentukan konsorsium tersebut sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Selain itu, konsorsium juga dinilai mampu meningkatkan posisi tawar perguruan tinggi Indonesia dalam menjalin kerja sama dengan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Fauzan juga menyoroti masih adanya siswa di tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Ia mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha melalui Fakultas Ilmu Pendidikan yang melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Gerakan tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya.

Selain itu, pembentukan konsorsium juga diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi berperan lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah. Untuk itu, perguruan tinggi juga didorong membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan, menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lain guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *