BULELENG (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi olahraga pelajar. Sebanyak Rp1,8 miliar bonus diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, kepada atlet serta pelatih/official berprestasi pada ajang olahraga tingkat Provinsi Bali tahun 2025. Penyerahan bonus digelar di Lobby Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Kamis (4/9), dengan disaksikan jajaran Forkopimda.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, yang mewakili Plt. Kadispora, menyampaikan bahwa tahun ini kontingen Buleleng menurunkan lebih dari 1.000 atlet pelajar di berbagai ajang, mulai dari Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), O2SN, hingga Peparprov.
Hasilnya, Buleleng berhasil mempertahankan posisi Juara Umum III di Porjar dengan raihan 134 emas, 139 perak, dan 190 perunggu. Pada O2SN, kontingen Buleleng menempati Juara Umum II dengan catatan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu, serta berhasil meloloskan 8 atlet ke tingkat nasional.
“Bonus ini bukan sekadar bentuk penghargaan, tapi juga dorongan agar atlet terus berprestasi. Kami ingin memastikan perjuangan mereka mendapat apresiasi yang layak, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar Buleleng di masa depan,” ungkap Surya Bharata.
Sementara itu, Bupati Sutjidra menegaskan pentingnya pembinaan jangka panjang dalam dunia olahraga. Ia menekankan bahwa penghargaan berupa bonus hanyalah langkah awal yang perlu diikuti strategi regenerasi atlet secara berkelanjutan.
“Bonus jangan dilihat dari nilainya, tapi dari makna perhatian pemerintah terhadap perjuangan atlet. Prestasi ini baru langkah awal, jangan berpuas diri. Teruslah berlatih untuk membuka pintu kemenangan berikutnya,” pesan Bupati Sutjidra.
Salah satu atlet Porjar, Kadek Weda Ridayani, mengaku bangga sekaligus termotivasi atas perhatian Pemkab Buleleng.
“Saya merasa senang dan berterimakasih kepada pemerintah. Untuk generasi muda, mari terus berjuang meraih cita-cita,” ujarnya.
Acara penyerahan bonus juga dirangkai dengan apresiasi bagi pemenang lomba olahraga tradisional antar-SKPD. Bupati berharap olahraga di Buleleng tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mempererat persatuan, membangun karakter, serta menumbuhkan kebanggaan daerah. (ndr)














