BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

SDN Besan Menangkan Tirtanovasi dengan Air di Taman Hujan

besan1.1
Taman Hujan Sekolah di SD Negeri Besan, Kelungkung. (foto/red)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

KLUNGKUNG (terasbalinews.com). Sudah setahun sejak Lomba Tirtanovasi digelar pada 2024 dan kini berbagai ide konservasi air hasil gagasan siswa dan guru telah diterapkan di sekolah-sekolah. Melalui kegiatan media visit yang diinisiasi oleh IDEP Selaras Alam bersama program Bali Water Protection (BWP), jurnalis diajak melihat bagaimana inovasi yang lahir dari ruang kelas kini telah memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Tirtanovasi merupakan bagian dari program Bali Water Protection (BWP) yang dijalankan oleh IDEP Selaras Alam. Kegiatan ini bertujuan mendorong inovasi konservasi air berbasis sekolah melalui pendekatan partisipatif. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang praktik nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di Bali.

Lomba Tirtanovasi diselenggarakan pada tahun 2024 untuk mendorong sekolah-sekolah di Bali berinovasi dalam upaya konservasi air. IDEP Selaras Alam merancang kegiatan ini dengan pendekatan bottom-up dan partisipatif, menjadikan sekolah bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai subyek dan agen perubahan dalam menyelesaikan masalah publik.

“Lomba ini menggunakan pendekatan bottom-up, di mana masyarakat—dalam hal ini sekolah—dilihat bukan sebagai obyek penerima manfaat, melainkan sebagai subyek dan agen perubahan dalam menyelesaikan masalah publik. Kami percaya masyarakat mampu menghasilkan inovasi dan solusi lokal dari, oleh, dan untuk masyarakat. Bukan untuk menggantikan peran negara, tetapi untuk mempercepat penyelesaian masalah dengan menunjukkan potensi inovasi berbasis masyarakat,” ujar Muchamad Awal, Direktur Eksekutif IDEP.

Dari tujuh sekolah peserta, tiga sekolah terpilih sebagai pemenang karena menonjol dalam kreativitas, keberlanjutan, dan relevansi dengan kondisi lokal. Setelah satu tahun penerapan, berbagai inovasi tersebut telah menunjukkan hasil positif terhadap efisiensi air, penguatan kesadaran lingkungan, dan keterlibatan komunitas sekolah.

Salah satunya SD Negeri Besan, Klungkung mengembangkan sistem Taman Hujan Sekolah untuk menampung air hujan dari atap ruang kelas dan menyalurkannya ke taman resapan. Air hasil penampungan dimanfaatkan untuk irigasi kebun sekolah, penyiraman tanaman, serta pemeliharaan fasilitas sanitasi.

Sekolah mencatat efisiensi penggunaan air bersih sebesar sekitar 50 persen dibandingkan sebelum proyek berjalan. Selain siswa dan guru, kegiatan perawatan taman juga melibatkan komite sekolah dan masyarakat sekitar. Program ini sekaligus memperkenalkan konsep konservasi air sederhana yang dapat diterapkan di rumah tangga.

Taman Hujan Sekolah, yang digagas oleh Osila, guru PPPK sekaligus inisiator program ini. Ide tersebut muncul dari keprihatinan terhadap kondisi desa Besan, desa masa kecilnya, yang kini mengalami kekeringan sungai.

“Dulu kami bermain di sungai sepulang sekolah, tapi sejak saya kembali pada 2012, sungai-sungai di sini makin kering. Padahal dulu airnya tetap mengalir sepanjang tahun karena Besan terkenal banyak sumber klebutan (mata air),” ujar Osila, Kamis (30/10/2025).

Kepulangannya ke desa pada tahun 2024 bertepatan dengan musim hujan. Melihat banyak genangan air di sekitar pemandian umum, Osila bersama IDEP Selaras Alam mencari solusi agar air hujan tidak terbuang percuma. Dari diskusi tersebut lahirlah ide membuat Taman Hujan Sekolah, sebuah sistem terpadu untuk menampung, menyaring, dan memanfaatkan air hujan.

“Sumur resapan bukan hal baru, tapi kami ingin membuat versi yang lebih hidup dan edukatif. Jadi kami rancang taman hujan yang bisa menampung air di kolam, lalu digunakan untuk menyiram tanaman, mengepel, dan keperluan lainnya. Selain konservasi, kami juga menghemat air bersih,” jelasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *