BULELENG (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mematangkan persiapan menjelang peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja melalui rapat pemantapan yang berlangsung di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati, Senin (23/2).
Rapat dipimpin langsung Sekda Buleleng Gede Suyasa bersama para asisten dan perwakilan OPD pengampu kegiatan. Pertemuan ini difokuskan untuk memastikan seluruh agenda perayaan tersusun rapi, terkoordinasi, serta siap dilaksanakan sesuai jadwal.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan tahun ini, mulai dari kegiatan sosial, penebaran benih ikan, lomba tradisional dan modern, hingga parade seni budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dalam arahannya, Suyasa menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini mengingat banyaknya kegiatan lintas sektor yang harus dikelola secara bersamaan.
“Seluruh pengampu kegiatan saya minta untuk benar-benar mempersiapkan sejak sekarang. Waktu kita sangat terbatas, namun kegiatannya sangat banyak dan lintas sektor. Kunci utamanya adalah kepastian perencanaan dan koordinasi yang solid,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh administrasi segera diselesaikan tepat waktu sehingga tahapan persiapan dapat berjalan tanpa kendala.
Sementara itu, Asisten I Sekda sekaligus Ketua Panitia HUT Kota Singaraja, Putu Ariadi Pribadi, menjelaskan rapat ini menjadi lanjutan dari tahap persiapan sebelumnya sekaligus untuk memetakan kesiapan teknis masing-masing kegiatan, termasuk parade budaya yang akan diikuti sembilan kecamatan.
Rangkaian perayaan terdiri dari kegiatan utama dan pendukung, dengan malam puncak dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Maret 2026. Selain itu, kegiatan jalan santai pada 6 Maret akan menjadi penanda dimulainya seluruh rangkaian peringatan.
“Melalui rapat pemantapan ini, kami ingin memastikan seluruh OPD pengampu sudah siap, baik dari sisi konsep kegiatan, sarana prasarana, maupun teknis pelaksanaan. Harapannya, seluruh rangkaian HUT ke-422 Kota Singaraja dapat berlangsung lancar dan sukses dengan mengusung tema Bhinneka Shanti Jagadhita,” pungkasnya. *ndr














