BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Pramuka Buleleng Lanjutkan Program Bedah Rumah, Dua Keluarga di Banyuseri dan Patemon Dapat Hunian Layak

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Desa Banyuseri dan Desa Patemon, Selasa (27/8). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Komitmen Gerakan Pramuka Buleleng dalam membantu masyarakat kurang mampu kembali diwujudkan melalui program bedah rumah. Tahun ini, dua keluarga di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Patemon, Kecamatan Seririt, menjadi penerima bantuan pembangunan rumah layak huni.

Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, didampingi jajaran Wakil Ketua dan pengurus Kwarcab Buleleng, Selasa (28/7/2026).

Rumah yang dibangun diperuntukkan bagi keluarga I Ketut Sensus Indah (48) di Desa Banyuseri dan keluarga Gede Mangku (50) di Desa Patemon.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan program bedah rumah merupakan agenda rutin yang dilaksanakan melalui Bulan Bakti Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65. Bantuan diberikan kepada warga yang telah melalui proses verifikasi bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

“Memang tidak banyak rumah yang bisa kita bedah, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang peduli, kita setiap tahun bisa membantu dua rumah. Sekarang biayanya meningkat karena harga bahan bangunan juga naik. Dua rumah yang kita bangun tahun ini berada di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, dan Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar,” ujar Suyasa yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng.

Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan mulai dari tahap awal hingga selesai secara bergotong royong. Sumber pendanaannya berasal dari Program Bumbung Kemanusiaan yang dihimpun melalui partisipasi anggota Pramuka dan masyarakat.

Menurut Suyasa, kegiatan ini telah menjadi salah satu bentuk kontribusi Gerakan Pramuka dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan melalui penyediaan rumah layak huni.

“Ini menjadi agenda rutin bagi kami di Pramuka Buleleng melalui Satuan Tugas Pramuka Peduli melakukan aksi pengumpulan dana melalui Bumbung Kemanusiaan. Dari hasil itu kami membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui pembangunan rumah layak huni. Hingga tahun ini sudah sepuluh rumah berhasil kami bangun secara bergotong royong,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pramuka Peduli Buleleng, Gusti Bagus Adi Wirawan, mengatakan program bedah rumah merupakan implementasi nyata semangat kepedulian sosial yang berlandaskan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Menurutnya, seluruh dana yang digunakan berasal dari Program Bumbung Kemanusiaan, yaitu hasil partisipasi masyarakat, pengurus Pramuka, serta Gugus Depan Gerakan Pramuka se-Kabupaten Buleleng.

“Program bedah rumah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial yang sudah beberapa kali kami lakukan dengan memanfaatkan dana yang dihimpun melalui Program Bumbung Kemanusiaan. Dana tersebut berasal dari partisipasi masyarakat, pengurus Pramuka, dan sumbangan Gugus Depan Gerakan Pramuka di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Adi Wirawan menambahkan, proses pembangunan akan berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan Satgas Pramuka Peduli, anggota Kwarran Banjar dan Seririt, perangkat desa, relawan, serta masyarakat setempat.

“Seluruh dana yang terkumpul dimanfaatkan secara transparan untuk pembelian bahan bangunan serta kebutuhan pelaksanaan bedah rumah,” tegasnya.

Sesuai rencana, rumah yang dibangun akan diserahkan kepada kedua keluarga penerima pada puncak peringatan Hari Pramuka di Kabupaten Buleleng. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *