BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Hari Pramuka ke-65 di Buleleng, Kreativitas dan Kekompakan Pelajar Diuji Lewat Lomba

Aksi peserta Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Tongkat dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 di GOR Bhuana Patra, Buleleng, Rabu (26/8/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Buleleng tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng mengemas momentum tersebut melalui berbagai perlombaan yang mendorong kreativitas, kedisiplinan, kemandirian, dan kekompakan generasi muda.

Salah satu kegiatan digelar di GOR Bhuana Patra, Rabu (26/8/2026), dengan menghadirkan Lomba Mewarnai Pramuka Siaga dan Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Tongkat untuk Pramuka Penggalang.

Ketua Panitia, Made Suartha, mengatakan Lomba Mewarnai diikuti peserta Pramuka Siaga yang berasal dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng. Sebanyak 82 peserta yang telah mendaftar secara daring mengikuti perlombaan tersebut dengan menuangkan kreativitas dan imajinasi melalui karya mewarnai.

Penilaian peserta dilakukan secara terpisah antara putra dan putri. Sistem tersebut diterapkan sesuai dengan prinsip satuan terpisah dalam Gerakan Pramuka.

Sementara itu, LKBB Tongkat menjadi panggung bagi Pramuka Penggalang untuk menunjukkan kemampuan baris-berbaris. Sebanyak 16 regu tingkat SMP ambil bagian dalam perlombaan yang menguji ketepatan aba-aba, keteraturan formasi, keselarasan gerakan, serta kekompakan setiap anggota regu.

Menurut Suartha, perlombaan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil akhir atau kemenangan. Kegiatan dirancang sebagai bagian dari proses pembentukan karakter anggota Pramuka.

“Tujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,” jelas Made Suartha.

Suartha menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Pramuka ke-65 di Buleleng juga diarahkan agar kegiatan kepramukaan tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan Pramuka tidak hanya berkutat pada aktivitas seperti berkemah maupun kegiatan lapangan. Kwarcab Buleleng juga mulai memasukkan unsur teknologi digital dalam program pembinaan, salah satunya melalui turnamen e-Sport Mobile Legends bagi Pramuka Penggalang.

“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan Pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian. Di samping itu pula, kita ada sentuhan dengan teknologi, seperti misalnya turnamen e-Sport Mobile Legends, justru itu yang kita lombakan untuk adik-adik di Penggalang,” kata Made Suartha.

Selain perlombaan, kegiatan Kwarcab Buleleng juga menyentuh aspek sosial. Sebelumnya, organisasi tersebut telah menjalankan program Bumbu Kemanusiaan serta Bedah Rumah.

Program Bedah Rumah tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 95 persen pengerjaan di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Seluruh rangkaian kegiatan Hari Pramuka tahun ini mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema tersebut menjadi bagian dari upaya Kwarcab Buleleng memperkuat peran Pramuka dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, mandiri, mampu bekerja sama, memiliki kepedulian sosial, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan menggabungkan kreativitas, ketangkasan, teknologi digital dan kegiatan sosial, peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buleleng diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan generasi muda. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *