BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

102 Wartawan Bali Ikuti OKK PWI, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

Sebanyak 102 wartawan dari berbagai media di Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Bali di Denpasar, Kamis–Jumat (20–21/8/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

DENPASAR (tersbalinews.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali kembali memperkuat kapasitas insan pers melalui Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK). Sebanyak 102 wartawan dari berbagai media mengikuti kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI Bali, Denpasar, Kamis–Jumat (20–21/8/2026).

Mengangkat tema “Membangun Wartawan Profesional, Berintegritas, dan Berkomitmen terhadap Etika Jurnalistik melalui Penguatan Organisasi PWI”, OKK menjadi ruang pembekalan bagi peserta untuk memahami lebih jauh tanggung jawab profesi, etika jurnalistik, hukum pers, hingga kemampuan teknis kewartawanan.

Mewakili Kepala Kesbangpol Bali Gede Suralaga, Ketua Tim Penanganan Konflik Sosial Kesbangpol Bali, Anak Agung Surya Pradita, mengatakan wartawan memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjaga kualitas demokrasi.

Menurutnya, kemampuan jurnalistik harus berjalan beriringan dengan integritas, independensi dan ketelitian. Wartawan juga dituntut memahami dampak sosial dari setiap informasi yang dipublikasikan.

“Menjadi wartawan tidak hanya membutuhkan kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga membutuhkan kemampuan menyampaikan integritas, independensi, kecermatan, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial dari setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” tutur Surya.

Sementara itu, Ketua Panitia OKK sekaligus Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Bali, I Nyoman Winata, menyebut antusiasme peserta menunjukkan tingginya keinginan wartawan di Bali untuk meningkatkan kompetensi.

Peserta juga menjalani tahapan pre-test dan post-test yang menjadi bagian dari proses kelulusan OKK.

“Kita sebagai wartawan harus menjadi wartawan yang profesional dan berintegritas,” tegas Winata.

Materi yang diberikan selama kegiatan meliputi sejarah pers dan PWI, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Kode Perilaku Wartawan (KPW), hukum pers, mekanisme penyelesaian sengketa pers, teknik jurnalistik, serta Standar Kompetensi Wartawan.

Ketua PWI Bali I Wayan Dira Arsana menilai tantangan wartawan saat ini semakin kompleks. Pers dituntut tetap mampu menghasilkan berita cepat di tengah persaingan dengan media sosial, namun tidak boleh mengorbankan akurasi dan keberimbangan.

“Di tengah maraknya informasi media, tekanan hukum terhadap fungsi-fungsi pers dengan banyak somasi, tekanan ekonomi dan tekanan beban kerja, risiko di lapangan, dan persaingan di dunia usaha, membuat kita harus tetap tangguh. Untuk itu, mentalitas seorang jurnalis, seorang wartawan haruslah kuat,” tegas Dira.

Ia juga mendorong keterlibatan wartawan muda dalam organisasi sebagai bagian dari regenerasi pers di Bali.

“Ada juga banyak wartawan muda yang tentu akan menjadi kader pewarta, kader yang akan meneruskan berita-berita sehat kepada publik di Bali,” ujarnya.

Dira menegaskan, keberadaan pers tetap penting di tengah derasnya arus informasi dari jurnalis warga dan konten kreator. Menurutnya, wartawan harus mempertahankan keunggulan pers melalui pemberitaan yang akurat, berimbang dan mampu memberikan pencerahan kepada publik.

Selain pembekalan kompetensi, OKK juga berkaitan dengan proses keanggotaan PWI. Sertifikat atau kartu OKK menjadi salah satu persyaratan dalam proses perpanjangan keanggotaan sesuai regulasi organisasi.

Melalui OKK, PWI Bali berharap semakin banyak wartawan yang memiliki kemampuan profesional sekaligus memahami batasan etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *