BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Bawaslu Bali Sosialisasi Tahapan Pilkada, Soroti Netralitas ASN

Anggota Bawaslu Bali Ketut Ariyani (kanan). (Foto/nan).
Anggota Bawaslu Bali Ketut Ariyani (kanan). (Foto/nan).
banner 120x600

BADUNG (terasbalinews.com). Bawaslu mensosialisasikan tahapan Pilkada Serentak 2024. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu turut menyoroti netralitas ASN.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali Ketut Ariyani mengatakan hal tersebut di Kuta, Badung, Jumat (17/5/2024).

Ariyani menyampaikan, tahap pertama Pilkada adalah penyerahan syarat dukungan minimal bagi calon perseorangan.

Pihaknya mencatat, hanya ada dua kabupaten yang menerima berkas penyerahan syarat dukungan minimal calon perseorangan yakni Buleleng (2 calon perseorangan) dan Karangasem (1). Namun, dua calon perseorangan di Buleleng dikembalikan.

Setelah penyerahan dukungan minimal, tahap selanjutnya adalah verifikasi administrasi (vermin) terhadap syarat dukungan minimal yang diserahkan perseorangan dalam hal ini dengan KPU Karangasem.

Ketiga, lanjut Ariyani, adalah tahap sosialisasi Pilkada dimana Bawaslu akan menyasar tiga instansi yaitu sekolah, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perguruan tinggi (PT).

“Pertama kalau ke instansi-instansi kami melakukan sosialisai terkait netralitas ASN. Kenapa kami menyasar di sana? Karena dalam pelaksanaan pilkada berdasarkan pengalaman sebelumnya, masih ada berpotensi adanya dugaan pelanggaran terkait dengan netralitas ASN,” ungkap Ariyani.

“Maka dari itu, secara masif kami melakukan sosialisasi bekerja sama dengan BPKSDM 9 kabupaten/kota dan juga provinsi. Kami menyampaikan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh ASN itu sendiri.

Ariyani melanjutkan, setelah sosialisasi pihaknya berkoordinasi dengan Kejaksaan dan kepolisian untuk penegakan hukum yang mungkin terjadi selama tahapan Pilkada.

“Dan berikutnya kami juga akan melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih yang mana pada tanggap 31 ini sudah akan mulai,” tambahnya.

Tahap terakhir, lanjut Ariyani, Bawaslu akan melakukan pengawasan kampanye. (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *