BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Pegadaian Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pegadaian peduli di Flores. (foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

FLORES (terasbalinews.com). Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berdatangan. PT Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana.

Bantuan tahap awal disalurkan melalui PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Bali Nusra ke tujuh kabupaten yang terdampak gempa, yakni Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Ende, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.

Bantuan difokuskan pada kebutuhan yang paling mendesak di tengah situasi tanggap darurat. Sejumlah kebutuhan yang disalurkan antara lain paket sembako dan bahan pangan pokok, air bersih, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, hingga kebutuhan pengungsian seperti tenda, selimut, dan tikar lipat.

Penyaluran dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak di lapangan. Selain diserahkan secara langsung kepada masyarakat terdampak, bantuan juga disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan setempat.

Pola tersebut ditempuh agar bantuan dapat bergerak lebih cepat sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Di Kabupaten Ende, bantuan Pegadaian diterima langsung oleh Bupati Ende. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat perusahaan terhadap kondisi masyarakat pascagempa.

“Kami berupaya bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar masyarakat, khususnya para penyintas yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian,” kata Edy.

Ia menegaskan, Pegadaian juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT dan berdampak pada sejumlah kabupaten. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat NTT merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas tektonik tinggi.

Merespons situasi tersebut, Pegadaian memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD di daerah terdampak, serta jaringan kantor Pegadaian di wilayah NTT. Koordinasi tidak hanya dilakukan untuk memetakan kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk mengetahui kondisi nasabah dan fasilitas operasional Pegadaian di wilayah terdampak.

Penyaluran bantuan di tujuh kabupaten menjadi bagian dari komitmen Pegadaian untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan hingga kepada warga yang paling membutuhkan.

Pegadaian memastikan pemantauan kondisi lapangan akan terus dilakukan. Bantuan lanjutan disiapkan sesuai perkembangan dan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar setelah bencana, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap proses pemulihan pascabencana.

Melalui program “Pegadaian Peduli”, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat. Sinergi berbagai pihak dinilai menjadi kunci untuk mempercepat penanganan sekaligus pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *