BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Pemuda Baktiseraga Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Jembatan Shortcut Gitgit

whatsapp image 2026 02 26 at 17.38.46
Petugas kepolisian bersama tim medis melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jasad seorang pemuda yang ditemukan di dasar Jembatan Shortcut titik 7, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Kamis (26/2/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) — Suasana di jalur Singaraja–Denpasar tepatnya di kawasan Shortcut titik 7, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, mendadak gempar setelah warga menemukan jasad seorang pria di dasar jembatan pada Kamis (26/2/2026).

Korban diketahui bernama I Putu Gde Pradnya Nolan Toli (22), warga Perumahan Wira Bakti, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang warga, Wayan Somarata (54), yang melihat sepeda motor terparkir di tepi jembatan sejak pagi tanpa ada pemilik di sekitarnya. Temuan tersebut kemudian dilaporkan setelah kendaraan itu masih berada di lokasi hingga siang hari.

Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan saksi pertama kali melihat sepeda motor Honda Sonic hitam bernomor polisi DK-2069-UBQ sekitar pukul 09.00 WITA.

“Sekitar pukul 09.00 Wita, saksi setempat melihat sepeda motor Honda Sonic warna hitam dengan nomor polisi DK-2069-UBQ terparkir di pinggir Jembatan Shortcut 7. Saat itu saksi mengira pemiliknya sedang berphoto di sekitar jembatan, sehingga tidak menaruh curiga,” ungkapnya.

Namun, ketika saksi kembali dari kebun sekitar pukul 12.15 WITA, kendaraan tersebut masih berada di tempat yang sama. Rasa curiga pun muncul hingga akhirnya saksi melapor ke kepala dusun dan bersama warga melakukan pencarian ke bawah jembatan.

Pencarian itu berujung pada penemuan korban dalam kondisi tergeletak di dasar jurang dengan mengenakan jaket dan celana hitam. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena medan yang curam, sehingga petugas dan warga menggunakan tandu darurat dari bambu.

Tim medis dari Puskesmas Sukasada II bersama Unit Inafis Polres Buleleng kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Sukasada II, korban mengalami patah tulang pada kaki, luka di kepala, serta pendarahan dari mulut,” imbuhnya.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulans untuk menjalani autopsi. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi kejadian. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *