BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Pengabdian Masyarakat: Dosen dan Mahasiswa Teknik dan Perencanaan Warmadewa Luncurkan TIRTA di Desa Pempatan, Karangasem, Bali

wikan2
Tim Dosen dan Mahasiswa Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa. (foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

KARANGASEM (terasbalinews.com). Tim dari Dosen dan Mahasiswa Teknik dan Perencanaan Universitas Warmadewa meluncurkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berjudul “TIRTA (Teknologi IoT untuk Irigasi Terkendali dan Automasi) Sistem Irigasi Pintar Berbasis IoT dengan Kontrol Otomatis dan Penjadwalan Dinamis” di Desa Pempatan, Karangasem,  Selasa (5/8/2025).

Program ini memasang sistem irigasi pintar untuk mendukung kelompok tani lokal dalam mengelola perkebunan sayur dan cabai, dengan teknologi cerdas yang memantau dan mengoptimalkan penyiraman secara real-time.

Koordinator tim, Ir. Cokorda Agung Yujana, M.T., dari Teknik dan Perencanaan Warmadewa, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mengatasi tantangan irigasi manual yang sering kali tidak efisien.

“Sistem TIRTA menggunakan perangkat cerdas untuk mengatur jadwal irigasi secara otomatis dan memotret kondisi lahan pasca-penyiraman, dengan data yang dapat dilihat petani melalui notifikasi langsung,” ungkapnya. Teknologi ini juga memungkinkan rekonstruksi gambar menjadi video untuk analisis pengelolaan perkebunan, dengan kontribusi dari anggota tim I Kadek Agus Wahyu Raharja, S.T., M.T.

Ketua Kelompok Tani Desa Pempatan, Ketut Pon, menyambut baik inovasi ini dengan antusiasme.

“Sistem irigasi tetes seperti ini sudah lama dibicarakan oleh petani dan pengurus desa, namun belum ada eksekusi konkret. Pengabdian ini sangat membantu karena akhirnya kami memiliki solusi nyata. Dengan sistem otomatis, pekerjaan kami jauh lebih mudah, mengurangi tenaga manual dan mendukung pertanian sayur dan cabai kami,” katanya, menyoroti manfaat langsung bagi produktivitas.

Kepala Desa Pempatan, Pande Ketut Arimbawan, S.H., menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi ketahanan pangan desa.

“Desa Pempatan memiliki program ketahanan pangan yang fokus pada pengembangan perkebunan desa. Sistem irigasi pintar ini memperkuat potensi pertanian lokal sebagai unggulan desa, meningkatkan kesejahteraan warga melalui pengelolaan air yang lebih baik,” jelasnya.

Program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk mengatasi irigasi manual yang rawan kesalahan. Dengan sistem otomatis dan penjadwalan dinamis, petani dapat mengelola penyiraman secara terkontrol.

Tim melakukan pemasangan dan pengenalan sistem, dengan keterlibatan aktif mahasiswa Teknik dan Perencanaan Warmadewa sebagai bagian dari kampus berdampak, mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) seperti Ekosistem Daratan (SDG 15) dengan memastikan keberlanjutan sumber daya air dan meningkatkan ketahanan pertanian yang ramah lingkungan.

Ke depan, sistem TIRTA diharapkan dapat menghemat penggunaan air di Desa Pempatan dan menjadi percontohan sistem irigasi pintar yang dapat diterapkan di wilayah perkebunan sayur dan cabai lain di Bali, memberikan manfaat luas bagi komunitas petani. (kan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *