BULELENG (terasbalinews.com) – Peringatan Dies Natalis ke-33 Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan arah pengembangan institusi menuju kampus yang berdampak luas dan berdaya saing internasional. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Undiksha yang digelar pada Senin (19/1/2026).
Sidang terbuka ini dihadiri seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, serta tamu undangan dari unsur pemerintah, mitra strategis, dan pemangku kepentingan lainnya. Rangkaian acara juga diisi orasi ilmiah oleh alumni Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Undiksha, Kadek Ananta Satriadi, Ph.D., yang kini berkiprah sebagai dosen di Monash University, Australia. Dalam orasinya, ia mengangkat tema dokumentasi warisan budaya berbasis teknologi dengan dukungan partisipasi masyarakat dan pendidikan lintas negara.
Memasuki usia lebih dari tiga dekade, Undiksha menegaskan perannya sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Negeri dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter, khususnya calon guru profesional.
“Undiksha tetap berkomitmen pada core value sebagai LPTK, mendidik dan menghasilkan guru-guru yang kompeten, berdaya saing, serta berkarakter Indonesia,” ujar Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., dalam laporannya.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian strategis Undiksha sepanjang tahun 2025. Di tingkat global, Undiksha berhasil masuk pemeringkatan Times Higher Education Impact Ranking dan QS World University Ranking. “Pemeringkatan menjadi cermin bagi kami untuk mengevaluasi diri dan terus meningkatkan kualitas ke depan,” ungkapnya.
Pada level nasional, Undiksha menempati peringkat ke-25 Scimago Institutional Ranking. Dari sisi mutu akademik, sebanyak 45 dari 79 program studi atau sekitar 57 persen telah meraih akreditasi Unggul/A. Capaian ini ditargetkan terus meningkat hingga mencapai 80 persen program studi berstatus Unggul pada tahun 2030.
Prestasi mahasiswa juga menunjukkan tren positif. Dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38, Undiksha mampu menembus peringkat ke-11 nasional, bersaing dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Upaya internasionalisasi turut diperkuat melalui berbagai program, seperti fast-track program, student exchange, research collaboration, dan international summer school, sebagai bagian dari strategi memperluas jejaring dan wawasan global sivitas akademika.
Selain itu, sejumlah penghargaan nasional berhasil diraih, antara lain Terbaik ke-3 Capaian IKU Tahun 2024 dari 53 PTN BLU, Gold Winner Anugerah Kerja Sama Internasional dan Industri, serta Terbaik ke-1 Pengelolaan KIP Kuliah PTN Akademik.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-33, Undiksha meneguhkan optimisme untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi unggul, bereputasi dunia, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. *ndr















