BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Satu Unit Beroperasi, Dua Unit Pembangkit di PLTU Celukan Bawang Sedang Overhaul

pltu cb 2
PLTU Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng. (foto/khan).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com). PLTU Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali, salah satu pembangkit yang memback up kelistrikan di Bali sedang melakukan pemeliharaan (overhaul)  dua unit pembangkitnya. Power plant yang mulai beroperasi pada tahun 2015 itu memiliki kapasitas  3 x 142 Megawatt (MW) saat ini hanya mengoperasikan 1 Unit pembangkit yakni Unit 2, sedang Unit 1 dan Unit 3 tengah dilakukan pemeliharaan.

Manajer Teknis PLTU Celukan Bawang, Helmy Rosadi, membenarkan PLTU Celukan Bawang sedang melakukan perawatan terhadap dua mesin pembangkitnya. Sementara  satu unit tetap beroperasi untuk memastikan PLTU Celukan Bawang tetap terhubung dengan subsistem kelistrikan Bali.

“Kita tetap beroperasi maksimal, tidak ada kendala. Memang saat ini ada dua unit mesin pembangkit yang sedang overhaul,” ujar Helmy Rosadi beberapa waktu sebelumnya.

Ia mengatakan, kedepan PLTU Celukan Bawang tetap terhubung dengan jaringan subsistem Bali beroperasi dengan maksimal karena selama ini tidak ada masalah. Hanya untuk kondisi khusus seperti sebelumnya (gangguan kelistrikan pada sistem penyebab blackout) termasuk force majeure diluar kendalinya.

“Kalau ada kondisi khusus seperti ada gangguan pada system jaringan itu termasuk force majeure tentu diluar kendali kami,” imbuhHelmy Rosadi.

Diperkirakan pembangkit yang dibangun oleh konsorsium China Huadian Group besama PT General Energy Bali (GEB) memerlukan waktu selama 3 pekan untuk menyelesaikan proses overhaul.

“Untuk Unit 1 di estimasi selesai hari ini. Sedang untuk Unit 3 memerlukan waktu selama 3 pekan untuk penyelesaian pemeliharaan,” ujar sumber lain  di PLTU Celukan Bawang, Senin, (5/5/2025).

Sementara itu, pasca mengalami pemadaman massal (blakcout) pada Jumat (2/5/2025)  lalu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara terus melakukan perawatan jaringan dengan melakukan pemadaman bergilir. Disebutkan, dengan adanya upaya peningkatan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, PLN sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik.

“Kami sampaikan bahwa PLN sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik, yang memerlukan pengaturan operasional atau manajemen beban,” demikian Humas PLN UP3 Bali Utara.

Terkait energi listrik di Bali, dari data operasional PLN menunjukkan kapasitas pembangkit listrik di Bali mencapai 1.388 MW. Enegri listrik itu dipasok dari beberapa sumber diantaranya sistem transmisi Jawa- Bali melalui kabel bawah laut 340 MW, PLTG Pesanggaran 344 MW, PLTG Gilimanuk 130 MW, PLTU Pemaron  80 MW dan PLTU Celukan Bawang 426 MW. Sementara beban puncak tertinggi sudah menyentuh 1.030,4 MW. Dengan cadangan daya sebesar 358 MW, diperkirakan pasokan listrik masih dalam posisi cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Bali. khan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *