BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Sinergi Sosial Buleleng: Dinsos dan Pramuka Bangun Harapan Lewat Rumah Layak

Kondisi rumah tidak layak huni milik Kadek Agus Mertayasa dan keluarganya di Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Untuk mewujudkan hunian yang layak bagi warga kurang mampu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buleleng menggandeng Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng dalam aksi kemanusiaan melalui gerakan “Bumbung Kemanusiaan”. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antar sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di tempat yang tak layak huni.

Salah satu bentuk konkret dari kolaborasi ini adalah program Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Pada Selasa, 29 Juli 2025, Kepala Dinas Sosial Buleleng, Putu Kariaman Putra bersama Sekretaris Kwarcab Buleleng, Ketut Susila Widiarsana, melakukan kunjungan langsung (home visit) ke dua keluarga yang masuk daftar usulan penerima bantuan.

whatsapp image 2025 07 30 at 11.42.27

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah Kadek Agus Mertayasa (42) dan istrinya Sulistiowati (41) di Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Kondisi tempat tinggal keluarga ini sungguh memprihatinkan: berdinding triplek bekas, lingkungan sekitar dipenuhi sampah, dan tidak memiliki sanitasi yang memadai.

“Pasangan ini memiliki empat anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara Sulistiowati kini tengah mengandung anak kelima. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sulistiowati mengumpulkan barang-barang rongsokan, sedangkan suaminya bekerja sebagai buruh bengkel las,” ungkap Kadissos Kariaman Putra.

Kunjungan kedua dilakukan ke rumah Ketut Tikunaya (55) di Banjar Dinas Desa, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Bersama istrinya, Putu Ayu Ardani (48), Tikunaya tinggal di bangunan tidak permanen milik orang lain di Jl. Letda Putra, Kelurahan Sukasada. Tikunaya bekerja sebagai buruh serabutan dan tukang pijat, sementara istrinya juga mengais rejeki dari hasil mencari rongsokan di sekitar terminal Sangket.

“Kondisi tempat tinggal Pak Tikunaya sangatlah tidak layak dan memprihatinkan sebab ia tidur berdampingan dengan rongsokan, dindingnya mengunakan anyaman, bahkan kasur yang digunakan untuk beristirahat sangatlah tipis,” jelas Kariaman Putra.

Sekretaris Kwarcab Buleleng, Ketut Susila Widiarsana, menambahkan bahwa aksi sosial seperti ini rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka bulan bakti Pramuka.

“Semoga melalui program ini Pramuka dapat berpartisipasi dan mengabdi untuk masyarakat, sekaligus mengamalkan Satya Darma Pramuka,” tegasnya.

Kedua keluarga yang dikunjungi sangat berharap bisa mendapatkan bantuan melalui program RST. Mereka menginginkan tempat tinggal yang lebih layak, bersih, dan aman, agar dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih nyaman. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup mereka secara menyeluruh. (ndra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *