BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Petasan Picu Keributan Malam Tahun Baru, Warga Celukbuluh Jadi Korban Pengeroyokan di Pantai Lovina

img 20260101 wa0059
Sejumlah petugas kepolisian dan pecalang nampak mengamankan lokasi kejadian pengeroyokan di Pantai Lovina, Buleleng. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Suasana perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan wisata Pantai Lovina berubah ricuh. Seorang pria bernama Komang Sudiartana (33), warga Banjar Dinas Celukbuluh, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Binaria, Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Kamis (1/1) sekitar pukul 00.30 Wita.

Insiden tersebut terjadi ketika korban bersama beberapa anggota keluarganya tengah merayakan malam tahun baru di pesisir Pantai Lovina. Saat itu, korban menyalakan kembang api atau petasan. Namun, petasan tersebut mengalami kerusakan dan patah dalam kondisi masih menyala, sehingga arah ledakannya mengarah ke area pantai.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa kejadian tersebut memicu reaksi dari warga sekitar hingga terjadi cekcok.

“Awalnya korban menyalakan kembang api di sekitar pesisir pantai. Kembang api tersebut patah saat menyala dan arah ledakannya mengarah ke pantai. Hal itu memicu adu mulut,” ungkap Iptu Yohana saat dikonfirmasi, Kamis siang.

Setelah sempat terlibat perdebatan, korban disebut berniat meninggalkan lokasi dan berjalan menuju kendaraannya. Namun, situasi justru memburuk ketika korban didatangi oleh sekelompok orang dan langsung menjadi sasaran pengeroyokan.

“Korban tiba-tiba dikeroyok oleh sekelompok orang hingga mengalami luka pada bagian mulut kiri atas dan mengeluarkan darah,” jelasnya.

Mengalami luka akibat penganiayaan tersebut, korban segera menyelamatkan diri dan menuju RS Parama Sidhi untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah menjalani penanganan, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Buleleng.

Dalam proses penanganan perkara ini, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi, yakni Kadek Sumedana (43) dan Kadek Dandi Ari Saputra (22), yang keduanya merupakan warga Celukbuluh.

“Sudah kita periksa dan laksanakan visum. Selanjutnya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandas Iptu Yohana.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap para pelaku pengeroyokan.

“Terlapor dalam kasus ini masih dalam lidik aparat kepolisian,” pungkasnya.*ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *