BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

DPRD Buleleng Akui Ada Miskomunikasi Layanan Ambulans, Minta Perbaikan Menyeluruh

whatsapp image 2026 01 08 at 19.31.16
Ketua DPRD Kabupaten Buleleng memimpin rapat koordinasi lintas sektor bersama Komisi IV, Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, Forkom Perbekel, dan BPJS Kesehatan di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Kamis (8/1/2026). (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Riuh pemberitaan mengenai layanan ambulans yang sempat menyita perhatian publik pekan lalu direspon cepat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng. Guna meluruskan benang merah permasalahan dan mencegah kejadian buruk terulang, Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, SM, langsung memimpin rapat koordinasi lintas sektor di Ruang Gabungan Komisi Gedung DPRD Buleleng, pada Kamis (8/1/2026).

Pertemuan strategis ini melibatkan berbagai elemen kunci pelayanan publik, mulai dari Komisi IV DPRD, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas Kesehatan, jajaran Kepala Puskesmas se-Buleleng, Forum Komunikasi Perbekel, hingga pihak BPJS Kesehatan.

Dalam forum tersebut, terungkap fakta bahwa insiden viral sebelumnya murni dipicu oleh miskomunikasi mengenai fungsi armada. Berdasarkan klarifikasi dari Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Gerokgak II, unit yang siaga di lokasi kejadian adalah ambulans khusus gawat darurat (emergency) untuk pasien, bukan untuk jenazah. Armada khusus jenazah sebenarnya tersentral di Puskesmas Gerokgak I dan saat itu sedang dikoordinasikan penjemputannya dengan estimasi waktu tiba sekitar 20 menit.

whatsapp image 2026 01 08 at 19.30.53

Menanggapi dinamika ini, Ketut Ngurah Arya menilai fasilitas ambulans di Buleleng sejatinya sudah memadai, namun pemahaman mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) di tengah masyarakat masih perlu diperkuat. Ia juga menekankan sisi kemanusiaan dalam melihat respon masyarakat yang sedang berduka.

“Kondisi tersebut tentu perlu kita pahami bersama. Namun ke depan, perbaikan harus terus dilakukan agar permasalahan serupa tidak terulang,” ujar Ketua DPRD menekankan pentingnya evaluasi.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, DPRD Buleleng menginstruksikan agar sosialisasi lintas sektor digencarkan. Tujuannya agar masyarakat memahami alur dan SOP penggunaan fasilitas kesehatan, sehingga potensi kesalahpahaman di saat-saat genting dapat diminimalisir. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *