BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Tinjau Banjir Bandang Buleleng, Wagub Bali Giri Prasta Siapkan Relokasi Warga dan Bantuan untuk Siswa

banjir-buleleng-giri-prasta.jpg
Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta berdialog dengan siswa terdampak banjir bandang saat meninjau lokasi bencana di Buleleng, Rabu (11/3). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Buleleng sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Giri Prasta menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menelan korban jiwa. Hingga saat ini, tiga warga dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

“Pertama, kami turut prihatin terhadap musibah air bah ini. Kami secara langsung berbela sungkawa atas berpulangnya tiga almarhum. Saat ini, kami juga terus berdoa dan berkoordinasi dengan Tim Basarnas serta BPBD untuk berupaya menemukan satu korban lagi yang masih hilang,” ungkap Giri Prasta saat berada di lokasi.

Ia juga menyebut memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Banjar karena almarhum ibundanya berasal dari daerah tersebut.

Selain penanganan korban, pemerintah juga memberi perhatian pada sektor pendidikan. Salah satu fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah SD Negeri 5. Berdasarkan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, proses kegiatan belajar mengajar tetap akan berjalan dengan membagi siswa ke dalam dua rombongan belajar.

whatsapp image 2026 03 11 at 17.48.11

Dari total 66 siswa di sekolah tersebut, terdapat 11 siswa yang terdampak cukup parah karena kehilangan perlengkapan sekolah. Giri Prasta mengaku secara pribadi memberikan bantuan berupa seragam, tas, buku, sepatu, serta bantuan tunai kepada para siswa tersebut.

“Secara pribadi saya sudah sumbangkan untuk pakaian seragam, tas, buku, dan sepatu. Setiap siswa juga kami berikan bantuan tunai Rp800.000 agar anak-anak kita ini bisa bangkit dan tidak merasa minder atau ewuh-pakewuh dengan temannya saat ke sekolah. Sekali lagi, ini urusan pribadi dan rasa kemanusiaan kami,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan penanganan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut. Tercatat ada empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, bahkan satu di antaranya rata dengan tanah.

Pemerintah Provinsi Bali memastikan keempat keluarga tersebut akan direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Karena warga tidak memiliki lahan pengganti, pemerintah akan membantu proses pencarian lahan melalui pemerintah desa dan tim appraisal.

“Setelah lahan didapat, kami akan bangunkan ‘Rumah Sehat Layak Huni’. Spesifikasinya mencakup dua kamar tidur, satu ruang bebas, satu kamar tamu, satu dapur, dan satu kamar mandi,” jelasnya.

Sementara itu, area rumah lama yang terdampak banjir bandang direncanakan akan dialihfungsikan sebagai bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) serta jalur evakuasi bencana.

Giri Prasta juga menyoroti pentingnya upaya mitigasi bencana di kawasan tersebut. Berdasarkan keterangan warga, banjir telah terjadi sebanyak lima kali di lokasi yang sama, dengan kejadian terbaru menjadi yang paling parah.

Karena itu, Pemprov Bali telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk melakukan penataan kawasan sungai serta pemasangan sistem peringatan dini jika debit air meningkat.

“Semua ini adalah prioritas, namun bagi empat KK yang tidak punya tempat tinggal ini sifatnya adalah urgensi. Kita harus segera carikan solusi karena kita berbicara tentang bagaimana memanusiakan manusia,” tutup Giri Prasta. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *