BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

ABK Kapal Turmalin Ditemukan Meninggal di Kawasan Mangrove Banyu Wedang

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di perairan Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Upaya pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Turmalin 384310 yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari speed boat di perairan Banyu Wedang akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia mengapung di sela-sela kawasan mangrove, Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (2/7/2026).

Korban diketahui bernama Rafles Tafa Kusuma (17), warga Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat. Jenazah ditemukan setelah seorang nelayan melaporkan adanya sosok tubuh yang mengapung di sekitar hutan mangrove.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Buleleng, Kadek Dony Indrawan, menjelaskan saat itu tim SAR tengah melakukan penyisiran menggunakan rubber boat sesuai rencana operasi pencarian.

“Saat melakukan penyisiran kami menerima informasi adanya penemuan dari seorang nelayan. Dicurigai adanya sesosok tubuh mengapung di seputaran tumbuhan mangrove,” ujar Dony.

Mendapat informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam posisi terlentang mengenakan kaus biru dan celana pendek biru. Titik penemuan berada sekitar lima meter di sebelah tenggara lokasi speed boat korban yang sebelumnya ditemukan terdampar.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke darat guna proses identifikasi oleh pihak keluarga sebelum dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng.

“Selanjutnya jenazah dibawa ke darat untuk dikenali ciri-cirinya oleh pihak keluarga. Pada pukul 10.23 Wita korban dibawa ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng,” tambahnya.

Sebelumnya, Rafles dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari speed boat pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa jam sebelumnya sekitar pukul 21.00 Wita, korban diketahui meninggalkan Kapal Turmalin 384310 menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang menggunakan speed boat berwarna oranye. Saat itu korban diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

Hingga keesokan harinya korban tidak kembali ke kapal. Warga kemudian menemukan speed boat tersebut terdampar di bibir pantai tanpa pengemudi, sehingga kejadian itu langsung dilaporkan kepada petugas.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian secara intensif melalui jalur laut menggunakan rubber boat dan sekoci kapal. Selain penyisiran permukaan, petugas juga melakukan pencarian bawah air dengan metode snorkeling dan diving hingga kedalaman sekitar 10 meter, meski sempat terkendala jarak pandang di bawah air yang hanya mencapai dua meter.

Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Operasi SAR melibatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud Polres Buleleng, Polairud Polda Bali, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerokgak, BPBD Buleleng, Satpol PP Gerokgak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bhuana Bali Rescue, PMI Buleleng, serta keluarga korban.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR selanjutnya dihentikan dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing,” tandas Dony. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *