BULELENG (terasbalinews.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Pelabuhan Celukan Bawang menyiapkan fasilitas pelabuhan untuk mendukung pelaksanaan program mudik gratis melalui jalur laut dalam rangka Angkutan Laut Lebaran 2026 (1447 H). Program ini melayani masyarakat yang hendak pulang kampung menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Pada keberangkatan Jumat (13/3/2026), tercatat sebanyak 280 pemudik diberangkatkan dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Pulau Raas. Pelayaran tersebut dilayani oleh dua kapal, yakni KN Chundamani P-116 yang mengangkut 100 penumpang serta KN Nusa Penida dengan jumlah penumpang sebanyak 180 orang.
Keberangkatan kapal dilakukan dari Dermaga 1 Pelabuhan Celukan Bawang sebagai bagian dari layanan kapal bantuan Angkutan Laut Lebaran yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 15 Maret 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menyediakan transportasi laut yang aman dan terjangkau bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

General Manager Pelindo Cabang Pelabuhan Celukan Bawang, Mochammad Imron, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung kelancaran program mudik gratis melalui jalur laut dengan memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
Selain itu, Pelindo juga menyiapkan shelter penumpang cruise yang dapat menampung sekitar 400 pemudik setiap hari. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman, akses WiFi, toilet, serta toilet khusus disabilitas untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang.
“Pelindo siap mendukung kelancaran program mudik gratis ini agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. Sinergi antara Pelindo, Kementerian Perhubungan, serta seluruh stakeholder maritim menjadi kunci untuk memastikan kegiatan Angkutan Laut Lebaran berjalan lancar,” ujar Mochammad Imron.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang, Taufikur Rahman, S.H., M.M., menegaskan bahwa program mudik gratis melalui jalur laut ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus upaya memastikan transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran berjalan dengan aman dan tertib.
“KSOP Celukan Bawang bersama seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi dan pengawasan guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional pelayaran selama kegiatan mudik berlangsung. Kami juga menerapkan prinsip zero tolerance on safety, sehingga seluruh kapal yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan pelayaran yang telah ditetapkan,” ujar Taufikur Rahman.
Melalui sinergi antara Pelindo, KSOP, Kementerian Perhubungan, serta seluruh pemangku kepentingan maritim, diharapkan program mudik gratis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026. *ndr















