BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Dermaga Penyeberangan Celukan Bawang–Ketapang Mulai Dibangun Agustus, Siap Jadi Jalur Alternatif Bali–Jawa

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Celukan Bawang, Taufikur Rahman. (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Pelabuhan Celukan Bawang di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, segera dikembangkan dengan pembangunan dermaga khusus penyeberangan yang akan melayani lintas Celukan Bawang–Ketapang. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, terutama saat periode libur panjang.

Selain mengurai antrean kendaraan, keberadaan dermaga baru itu diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi laut, memperlancar distribusi logistik, serta membuka akses pelayaran yang lebih efisien antara Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ke pelabuhan tersebut pada 9 Juli 2026. Dalam kunjungan itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penyeberangan sebagai solusi atas kepadatan yang kerap terjadi di lintas Ketapang–Gilimanuk.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Celukan Bawang, Taufikur Rahman, mengatakan pembangunan dermaga penyeberangan menjadi salah satu agenda utama yang dibahas bersama Menteri Perhubungan.

“Tujuan dari kunjungan kerja tersebut salah satunya adalah untuk pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, di mana direncanakan akan dibangun pelabuhan penyeberangan. Tujuannya untuk mengatasi kemacetan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di lintas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk,” ujar Taufikur Rahman didampingi Pengelola Data dan Informasi I Nyoman Purna, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, pekerjaan konstruksi dijadwalkan mulai pada bulan depan dengan target uji coba operasional pada Desember 2026, sehingga dapat dimanfaatkan saat arus mudik dan balik libur Natal serta Tahun Baru (Nataru).

“Pembangunan sudah akan dikerjakan pada bulan depan, mengingat rencana uji coba pelaksanaannya ditargetkan pada bulan Desember mendatang, bertepatan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” imbuhnya.

Pada tahap awal, dermaga tersebut akan melayani rute Ketapang–Celukan Bawang. Selanjutnya, pemerintah berencana mengembangkan layanan menjadi rute reguler yang menghubungkan Pelabuhan Jangkar, Situbondo – Celukan Bawang – Pelabuhan Lembar, Lombok.

“Untuk jangka pendek dikhususkan rute Ketapang menuju Celukan Bawang. Namun untuk jangka menengah atau panjang selanjutnya, akan dijadikan rute regular mulai dari Pelabuhan Jangkar (Situbondo) ke Celukan Bawang hingga menuju Pelabuhan Lembar (Lombok),” jelasnya.

Taufikur menambahkan, KSOP terus berkoordinasi dengan PT Pelindo selaku pengelola fasilitas Pelabuhan Celukan Bawang. Dukungan terhadap proyek tersebut juga ditunjukkan melalui kehadiran Direktur Utama Pelindo saat kunjungan Menteri Perhubungan.

“Pada prinsipnya kami mendukung. Fasilitas pelabuhan yang ada di Celukan Bawang adalah milik Pelindo, jadi kerja samanya dengan Pelindo. Mengenai sifatnya nanti apakah akan komersial atau perintis, hal tersebut masih akan dibicarakan lebih lanjut,” tandasnya.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, dermaga penyeberangan Celukan Bawang diharapkan mulai beroperasi secara uji coba pada akhir tahun ini. Kehadirannya diyakini mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi kepadatan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk sekaligus meningkatkan konektivitas transportasi laut di kawasan Indonesia bagian tengah. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *