BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

PAW Perbekel Pengastulan Sukses Digelar, Ketut Widiada Raih Suara Terbanyak

Panitia Pilkel PAW Desa Pengastulan tengah melakukan proses penghitungan suara hasil voting, Rabu (5/8). (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Setelah sempat tertunda akibat pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden sesuai kebijakan pemerintah pusat, Pemilihan Antar Waktu (PAW) Perbekel Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, akhirnya berlangsung pada Rabu (5/8/2026). Proses pemilihan berjalan lancar, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari perwakilan masyarakat desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buleleng, Drs. Made Supartawan, M.M., yang hadir memantau langsung jalannya pemilihan mengatakan, pelaksanaan PAW telah mengacu pada ketentuan terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang kembali memperbolehkan pelaksanaan pemilihan kepala desa antarwaktu setelah sebelumnya ditunda.

“Ini sudah lama kita tunggu karena terkait dengan ketentuan dari pusat bahwa waktu pemilihan Pilpres kemarin, kegiatan pemilihan termasuk PAW sempat ditunda. Namun, dengan adanya surat dari Mendagri, kegiatan ini sudah bisa dilaksanakan kembali,” ujar Supartawan.

Ia menilai seluruh tahapan pemilihan berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Tingginya partisipasi masyarakat juga menjadi indikator bahwa proses demokrasi di tingkat desa berjalan dengan baik.

“Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan tahapan berjalan lancar sesuai mekanisme. Saya melihat partisipasi masyarakat juga cukup tinggi,” tambahnya.

Supartawan menjelaskan, mekanisme PAW dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan perbekel yang berhenti tetap dengan sisa masa jabatan lebih dari satu tahun. Perbekel terpilih nantinya akan melanjutkan masa jabatan hingga tahun 2029.

Dalam musyawarah desa tersebut, terdapat dua kandidat yang mengikuti pemilihan, yakni calon nomor urut 1 I Nyoman Pariata dan calon nomor urut 2 Ketut Widiada. Pemungutan suara dilakukan melalui mekanisme voting yang diikuti 207 pemilih dari unsur perwakilan masyarakat Desa Pengastulan.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 2 Ketut Widiada memperoleh 108 suara, sedangkan calon nomor urut 1 I Nyoman Pariata meraih 96 suara. Dengan hasil tersebut, Ketut Widiada ditetapkan sebagai Perbekel Pengastulan terpilih melalui mekanisme PAW.

Penjabat (Pj) Perbekel Desa Pengastulan, I Made Widharsana, mengatakan hasil pemilihan selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan pengesahan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jika prosesnya berlangsung mulus, pada minggu pertama September 2026 Desa Pengastulan akan memiliki perbekel definitif,” tandasnya.

Di sisi lain, Made Supartawan juga mengungkapkan bahwa agenda Pemilihan Perbekel Serentak di Kabupaten Buleleng dijadwalkan kembali digelar pada tahun 2027.

“Untuk gelombang pertama pilkel serentak nanti akan dilaksanakan pada tahun 2027, yang mencakup kurang lebih 78 desa di Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *