BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Kebakaran Beruntun di Buleleng, Dua Rumah Rusak Berat dan Rugi Rp260 Juta

Petugas melakukan penanganan setelah dua rumah warga di Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng mengalami kebakaran pada Minggu (27/9/2026). Peristiwa terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan dua bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp260 juta.

Kebakaran pertama terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, sekitar pukul 02.15 WITA. Rumah milik Made Sariki (79), istri almarhum Ketut Kadjar, tiba-tiba dilalap api saat penghuni rumah sedang beristirahat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Gede Kibanito Mussolini (12). Saat sedang tidur, Kibanito terbangun setelah listrik di rumah tiba-tiba padam. Tidak lama kemudian, ia mendengar teriakan warga yang mengabarkan adanya kebakaran.

Kibanito bersama neneknya, Made Sariki, dan Nengah Jayanti (24) kemudian segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Warga yang berdatangan sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar Buleleng kemudian melakukan penyemprotan air dan penyekatan agar api tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Setelah sekitar 1,5 jam penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan adanya kebakaran tersebut. Ia menjelaskan, rumah yang terbakar berukuran sekitar 7 x 7 meter dengan konstruksi atap genteng, lantai granit, dan dinding batu bata.

“Api sangat cepat menjalar ke seluruh rumah dan upaya pemadaman dilakukan oleh warga pada awalnya hingga kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan,” ujar Yohana.

Yohana memastikan seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, rumah mengalami kerusakan berat dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” sebutnya.

Belum lama berselang, kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sukasada. Sekitar pukul 08.00 WITA, rumah permanen milik Wayan Sedana di Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, terbakar.

Bangunan berukuran sekitar 12 x 8 meter itu mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Laporan kejadian diterima BPBD Buleleng dari Dinas Pemadam Kebakaran sekitar pukul 08.20 WITA.

Berdasarkan hasil asesmen BPBD Buleleng, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp60 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I Gede Suyasa mengatakan personel BPBD langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III bersama jajaran terkait melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran. BPBD juga berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk mengusulkan bantuan sosial bagi keluarga yang terdampak.

Dua kebakaran yang terjadi dalam sehari tersebut sama-sama mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan rumah. Meski demikian, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *