BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Petani Buleleng Dapat Bantuan Alsintan dan Bibit Rp3,49 Miliar

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama menyerahkan bantuan Alsintan dan bibit pertanian senilai Rp3,494 miliar kepada perwakilan Subak dan kelompok tani di Buleleng, Minggu (6/9). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Petani di Kabupaten Buleleng mendapat tambahan dukungan sarana produksi pertanian dari pemerintah pusat. Bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta jutaan bibit kelapa dan kopi dengan total nilai mencapai Rp3,494 miliar disalurkan kepada sejumlah Subak dan kelompok tani.

Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Minggu (6/9). Bantuan diserahkan kepada perwakilan Subak dan kelompok tani oleh Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama, didampingi Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra.

Sebelum menyerahkan bantuan, Sutjidra bersama Adi Wiryatama terlebih dahulu meninjau kegiatan pertanian yang dikembangkan di lingkungan Dinas Pertanian. Keduanya sempat memanen selada, pokcoy, dan pare. Mereka juga melihat langsung program lekung atau lele kangkung yang dikembangkan sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

Sutjidra berharap bantuan Alsintan yang diterima Subak dan kelompok tani dapat dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, penggunaan alat pertanian akan membantu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, sementara bibit kelapa dan kopi perlu ditanam dengan memperhatikan waktu serta pola tanam yang tepat.

“Jadi nanti bibitnya secara simultan kita akan tanam di bulan November khususnya di daerah atas. Karena kalau sekarang musim kering banyak yang mati. Begitu pula kelapa ini kan produktivitasnya luar biasa. Kemudian juga nilai ekonominya juga agak tinggi. Jadi ini salah satu di samping ketahanan pangan juga meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujar Bupati Sutjidra.

Selain bantuan sarana pertanian, Pemkab Buleleng juga berupaya meningkatkan nilai jual komoditas lokal. Salah satunya melalui fasilitasi Indikasi Geografis (IG) untuk produk pertanian unggulan daerah.

Sutjidra mengatakan, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan traktor kepada sejumlah Subak. Ia menyebut kebutuhan terhadap alat dan mesin pertanian masih cukup tinggi, sehingga dukungan dari pemerintah pusat melalui program bantuan tersebut dinilai penting, terlebih di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang terus menjembatani kebutuhan petani dengan pemerintah pusat. Ia juga melihat antusiasme petani dalam menerima bantuan tersebut.

Adi berharap seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harapkan ke depan bantuan pemerintah ini disambut dan dipergunakan dengan baik. Sehingga bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat kita khususnya petani kita yang ada di Buleleng khususnya dan Bali umumnya,” ungkapnya.

Adapun bantuan Alsintan yang disalurkan berupa 14 unit Rice Transplanter lengkap dengan tray planter. Bantuan tersebut diberikan kepada 14 Subak yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, dan Busungbiu. Nilai bantuan mencapai Rp1,089 miliar.

Selanjutnya, sebanyak 55.000 bibit Kelapa Genjah diserahkan kepada 24 Subak dan kelompok tani di enam kecamatan, meliputi Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Sukasada, Banjar, dan Seririt. Nilai bantuan bibit kelapa tersebut mencapai Rp650 juta.

Sementara itu, bantuan bibit kopi terdiri dari 1.370.000 bibit Kopi Arabika dan Robusta. Bibit tersebut disalurkan kepada 44 Subak dan kelompok tani yang berada di Kecamatan Busungbiu, Sukasada, Sawan, Banjar, dan Kubutambahan. Nilai bantuannya mencapai Rp1,755 miliar.

Jika dijumlahkan, total bantuan pertanian yang diterima Subak dan kelompok tani di Buleleng mencapai Rp3,494 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Aspirasi DPR RI Komisi IV dan APBN. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *