BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Sehari Sebelumnya Sempat Ditemukan, Pria 61 Tahun Tewas di Pinggir Sungai Kaliasem

Petugas mengevakuasi jenazah Jozua Yusuf Paat yang ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Sabtu (5/9). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Seorang pria berusia 61 tahun ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai di wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Sabtu (5/9) pagi. Pria tersebut diketahui bernama Jozua Yusuf Paat, warga asal Jakarta Timur, DKI Jakarta yang selama ini tinggal di Kaliasem.

Jozua ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 07.30 Wita. Polisi menyebut, korban sebenarnya sudah berada di lokasi tersebut sejak sehari sebelumnya setelah diduga terjatuh bersama sepeda motor yang dikendarainya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui pada Jumat (4/9) sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, Jamaludin, 56, warga setempat mendapat informasi dari dua orang mengenai adanya seseorang yang jatuh ke sungai.

Jamaludin kemudian bersama istrinya menuju lokasi. Beberapa warga lainnya juga menyusul. Setibanya di sana, mereka mendapati Jozua tergeletak di pinggir sungai, sementara sepeda motornya berada dalam kondisi terjatuh.

Warga kemudian membantu memindahkan Jozua dari lokasi. Namun, korban disebut menolak ketika hendak diantar pulang. Ia mengatakan rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

”Warga membantu memindahkan korban. Tetapi ditinggalkan, karena tidak mau diantar pulang dan menyebut rumahnya berada dekat TKP. Saat ditinggal, korban dalam posisi duduk,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz Minggu (6/9).

Keesokan paginya, sekitar pukul 06.45 Wita, seorang remaja bernama Hamzah, 15, melihat Jozua masih berada di lokasi yang sama. Hamzah kemudian memberi tahu Luh Mastini, 45, mengenai keberadaan korban.

Mastini lantas mendatangi lokasi dan mencoba mengecek kondisi Jozua dengan memercikkan air ke wajahnya. Namun, korban tidak menunjukkan respons.

Mastini kemudian menghubungi Jamaludin untuk menyampaikan kondisi Jozua. Setelah diperiksa kembali, korban diketahui sudah tidak bergerak. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan pemerintah desa.

Saat ditemukan dalam kondisi meninggal, Jozua berada dalam posisi tergeletak di atas tanah. Sepeda motor miliknya berada di dekat tubuh korban. Ia mengenakan kaos berwarna biru dan celana pendek hitam.

Petugas juga menemukan tas selempang milik korban yang terselip di bagian dalam kaos. Di dalam tas tersebut terdapat sejumlah barang pribadi, di antaranya uang tunai, kartu identitas, serta obat-obatan.

Dari pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan pada tubuh korban. Petugas hanya menemukan luka lecet yang diduga berkaitan dengan peristiwa korban terjatuh.

”Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan hanya ditemukan luka lecet karena terjatuh. Diperkirakan meninggal tidak lebih dari 12 jam. Jenazah dititipkan di RSUD Buleleng,” tandas Yohana. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *