BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

54 Venue Disiapkan, Buleleng Kebut Persiapan Porprov Bali 2027

Ketua Umum KONI Buleleng Gede Supriatna saat mengikuti Monitoring dan Evaluasi persiapan Porprov Bali XVII 2027 di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/9/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Persiapan Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII 2027 mulai memasuki tahap pemantapan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng bersama KONI Bali melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan venue serta fasilitas pendukung siap digunakan.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) persiapan awal tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/9/2026). Tim Delegasi (TD) KONI Bali turut melakukan pemetaan terhadap kebutuhan penyelenggaraan berbagai cabang olahraga.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas yang akan digunakan sebagai lokasi pertandingan. Berdasarkan pemetaan awal, terdapat 54 venue yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Porprov Bali XVII.

“Kita sudah sangat siap menjadi tuan rumah Porprov. Dalam hal venue sebagian besar sudah siap, ada 54 venue yang akan digunakan,” ujarnya.

Meski sebagian besar fasilitas telah tersedia, Supriatna mengakui masih terdapat sejumlah venue yang membutuhkan pembenahan. Perbaikan dilakukan agar fasilitas pertandingan memenuhi standar dan layak digunakan dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

Lokasi pertandingan nantinya tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan Singaraja. Sejumlah fasilitas olahraga dan sarana milik perguruan tinggi juga diproyeksikan menjadi venue Porprov.

GOR Bhuwana Patra menjadi salah satu fasilitas utama di kawasan kota. Selain itu, KONI Buleleng mendapat dukungan dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), IMK Singaraja, dan STIE Satya Darma. Fasilitas milik SPN Polda Bali juga masuk dalam pemetaan venue.

“Untuk venue tersebar di beberapa wilayah, di Kota kita ada GOR Bhuwana Patra. Kami juga sangat didukung oleh sejumlah perguruan tinggi di Buleleng seperti Undiksha, IMK Singaraja, STIE Satya Darma. Termasuk SPN Polda Bali,” kata dia.

Penyebaran venue juga membuat persiapan tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan. Sejumlah fasilitas di kecamatan turut dipersiapkan sebagai lokasi pertandingan.

“Lokasi venue yang terjauh ada di Kecamatan Gerokgak, Seririt dan Kubuambahan,” ucap Supriatna yang juga Wabup Buleleng ini.

Selancar Ombak Jadi Perhatian

KONI Buleleng juga masih berkoordinasi dengan KONI Bali mengenai sejumlah cabang olahraga yang membutuhkan lokasi khusus. Salah satunya cabang olahraga selancar ombak yang belum memungkinkan digelar di Buleleng karena karakteristik kondisi alam.

“Kita meminta perstujuan dari KONI Bali. Karena pertandingan selancar ombak tidak bisa dilaksanakan di Buleleng. Karena kita tidak punya ombak,” kata dia.

Supriatna menegaskan persiapan akan dilakukan secara bertahap. Koordinasi dengan KONI Bali dan pengurus cabang olahraga menjadi bagian penting agar kebutuhan masing-masing pertandingan dapat dipastikan sejak jauh hari.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bali, I Ketut Jagrasunu, mengatakan pelaksanaan Monev di Buleleng merupakan bagian dari tahapan awal untuk memastikan kesiapan tuan rumah. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi momentum memperbaiki kekurangan dari penyelenggaraan sebelumnya.

“Tim delegasi (TD) nanti akan melakukan monitoring dan evaluasi, sekaligus rapat koordinasi beripa persiapan Porprov ke XVII tahun 2027, saya harapakan kita banyak belajar dari sebelumnya. Ada kurang kita perbaiki, yang baik kita tingkatkan,” ujarnya.

Menurut Jagrasunu, pemeriksaan tidak hanya menyangkut keberadaan venue. Tim juga melihat kelayakan fasilitas pendukung dan infrastruktur yang dibutuhkan atlet maupun perangkat pertandingan.

TD KONI Bali selanjutnya berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga di Buleleng. Langkah ini dilakukan untuk memetakan kebutuhan teknis setiap cabang olahraga sebelum pelaksanaan Porprov.

“Jadi yang kita harapkan untuk memastikan kurang lebihnya tempat itu refresenttif dan layak untuk regional untuk kejuaraan. Mungkin diperhatikan sarana pendukung maupun infrsatruktur walaupun kita yakini pasti ada keterbatasan,” ucapanya.

Jagrasunu menambahkan, sebagian besar anggota Tim Delegasi KONI Bali memiliki pengalaman serta keahlian dalam penyelenggaraan berbagai cabang olahraga. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat koordinasi antara KONI Bali, KONI Buleleng, dan pengurus cabang olahraga.

Buleleng juga memiliki modal pengalaman sebagai penyelenggara Porprov Bali. Daerah ini disebut telah tiga kali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Kita tidak pernah absen melaksanakan Porprov Bali. Ini prestasi, di Buleleng telah menjadi tuan rumah yang ketiga kali,” ucapnya.

Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Buleleng dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali XVII 2027. Selain mengejar kesiapan penyelenggaraan, ajang tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk mendorong prestasi atlet Buleleng dan Bali.

Jagrasunu menegaskan Porprov harus tetap ditempatkan sebagai ajang pembinaan dan pencapaian prestasi olahraga, bukan kepentingan lainnya.

“Saya berharapan penyelenggadaan Porprov terbebas dari segala kepentingan apapun. Ini sebuah multi evet. Tidak ada kepentingan lain,” kata Jagrasunu. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *