BULELENG (terasbalinews.com) – Dua ruas jalan di kawasan padat Kota Singaraja mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Buleleng. Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, yang selama ini menghadapi persoalan kerusakan jalan sekaligus genangan saat hujan, kini masuk dalam program revitalisasi dengan anggaran lebih dari Rp2 miliar.
Proyek tersebut tidak hanya menyasar badan jalan. Sistem drainase di kedua ruas juga dibenahi untuk mengurangi potensi genangan, terutama pada kawasan yang selama ini kerap terdampak banjir.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan revitalisasi ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang sudah berlangsung cukup lama. Kondisi kawasan yang padat membuat persoalan infrastruktur jalan dan saluran air harus ditangani secara bersamaan.
“Singaraja ini termasuk kawasan padat penduduk. Selama ini, sarana prasarana baik jalan maupun saluran airnya sering menjadi masalah sehingga terjadi banjir. Tahun ini aspirasi masyarakat tersebut kita selesaikan,” tegas Bupati Sutjidra saat meninjau lokasi pengerjaan jalan.
Pekerjaan Jalan Kakaktua saat ini telah berjalan. Pemkab menargetkan ruas tersebut rampung pada minggu depan. Setelah pekerjaan selesai, alat berat akan dipindahkan untuk melanjutkan penanganan Jalan Pattimura, khususnya jalur Kampung Anyar hingga Kampung Bugis.
Penanganan Jalan Pattimura mendapat perlakuan berbeda karena karakter lalu lintasnya. Ruas tersebut termasuk jalur yang cukup padat dan sering dilalui kendaraan dengan tonase besar.
Karena itu, Pemkab Buleleng tidak menggunakan spesifikasi konstruksi jalan biasa. Struktur badan jalan, drainase hingga ketebalan aspal disesuaikan dengan beban kendaraan yang melintas.
“Di Jalan Pattimura ini beban jalannya cukup tinggi karena sering dilalui kendaraan berat. Maka dari itu, ada perlakuan khusus. Konstruksinya beda, penanganan saluran airnya beda, dan ketebalan aspalnya sangat diperhitungkan. Bahkan beberapa titik harus menggunakan beton dengan daya tahan yang lebih tinggi dari sebelumnya,” papar Sutjidra.
Selain memperkuat konstruksi jalan, pembenahan drainase dilakukan secara bersamaan. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan tikungan Jalan Pattimura yang selama ini berpotensi menampung genangan ketika hujan turun.
Secara keseluruhan, revitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura mencakup sekitar 900 meter ruas jalan. Pemkab Buleleng mengalokasikan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk pekerjaan tersebut.
Sutjidra menegaskan pekerjaan jalan dan drainase dikebut agar selesai sebelum memasuki puncak musim hujan. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan di dua ruas tersebut rampung pada akhir November 2026.
“Pengerjaannya sudah mulai dan berjalan beriringan dengan perbaikan drainasenya untuk mengantisipasi musim hujan. Kita targetkan seluruh proyek ini, baik di Jalan Kakaktua maupun Pattimura, harus sudah selesai semuanya pada akhir November nanti,” tutup Bupati Sutjidra. *ndr














