BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

BI Bali Fasilitasi Bali Jagadhita 2024

Dorong UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

whatsapp image 2024 06 10 at 20.24.40
BALI JAGADHITA 2024 - Penandatanganan kerjasama Desa Wisata antara ASITA dengan Desa Taro, Penglipuran, dan Pemuteran. (foto/tim)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat memerlukan peran dan kontribusi nyata dari instansi vertikal dalam memajukan pembangunan Bali. Oleh karena itu, acara Bali Jagadhita 2024 yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Bank Indonesia tentunya memberikan dampak positif bagi ekonomi Bali, khususnya di bidang UMKM. Demikian disampaikan Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya saat memberikan sambutan pada Pembukaan Bali Jagadhita 2024 yang diadakan di The Meru Hotel, Sanur pada Senin (10/6/2024).

“Makna “Jagadhita” yang berarti memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat, kami berharap melalui Event Bali Jagadhita Tahun 2024 ini UMKM Bali dapat memperluas pasar baik di dalam maupun luar negeri dan tentunya UMKM Bali dapat naik kelas,” ungkap Mahendra Jaya.

Pemerintah Provinsi Bali menyadari bahwa saat ini industri pariwisata telah menjadi industri global yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali perlu terus meningkatkan layanan, termasuk layanan informasi, menjaga ketersediaan pangan, menjamin keamanan dan kenyamanan, melalui penataan dan perbaikan infrastruktur sekaligus menjaga kelestarian Bali sebagai destinasi wisata dengan kekuatan budaya.

Namun, Mahendra Jaya juga menyampaikan bahwa Bali menyadari untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi di Bali diperlukan dukungan investasi yang besar dan kuat dari berbagai sektor. Namun, tentunya pembangunan yang tidak tertata dengan baik dapat merusak keindahan alam dan keunikan budaya Bali. Bali tidak ingin keindahan sawah dan sawah terasering hilang akibat alih fungsi lahan yang masif untuk villa, hotel, restoran, dan sebagainya.

“Kita tidak ingin generasi mendatang hanya mengetahui keindahan dan keunikan budaya Bali dari video dan gambar-gambar. Mari kita membangun dan tetap menjaga kelestarian Bali. Ada beberapa peluang investasi yang akan kita buka di Bali seperti Pusat Kebudayaan Bali, Bali Urban Rail, dan Turyapada Tower (Desa Pegayaman, Buleleng), untuk mengatasi blank spot di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya,” ujarnya.

Pj. Gubernur berharap kegiatan Bali Jagadhita ke-5 ini dapat meningkatkan minat para investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Bali sehingga percepatan pertumbuhan perekonomian Bali tercapai sesuai harapan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono menyampaikan bahwa Bali belajar banyak dari pandemi Covid-19, di mana sebelumnya Bali hanya mengandalkan pariwisata dan ketika pariwisata tidak bergerak maka ekonomi Bali juga stagnan. Oleh karena itu, saat ini Bali sedang gencar menambah sektor pertumbuhan ekonomi pada bidang lainnya, seperti UMKM, pertanian, dan perikanan.

Dengan semangat tersebut, Bank Indonesia sangat mendukung langkah Bali untuk berbenah, sehingga Bali Jagadhita yang telah diadakan untuk kelima kalinya sudah memberikan banyak manfaat bagi Bali.

“Bali Jagadhita ke-V kali ini kami fokuskan pada Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi. Tiga poin ini akan kami dukung sehingga perekonomian Bali tidak hanya bertumpu pada pariwisata dan tentunya perekonomian Bali menjadi lebih merata di seluruh daerah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama Desa Wisata antara ASITA dengan Desa Taro, Penglipuran, dan Pemuteran. Acara ini disaksikan oleh para undangan antara lain Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Forum Komunikasi Daerah Provinsi Bali, serta undangan lainnya.

Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan Bank Indonesia yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pelaksanaan Event Bali Jagadhita Tahun 2024, yang sudah memasuki tahun ke-5. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *