BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Buleleng Siaga Super Flu, Dinkes Perkuat Deteksi Dini Influenza Tipe A

whatsapp image 2026 01 13 at 17.03.09
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr Sucipto. (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi penyebaran influenza tipe A atau yang kerap disebut super flu. Langkah antisipatif ini dilakukan menyusul terbitnya surat edaran Direktorat Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI terkait hasil pemeriksaan sequencing virus influenza di Provinsi Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr Sucipto, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan. Meski sampai saat ini belum ditemukan kasus influenza tipe A di Buleleng, pemerintah daerah diminta untuk memperketat upaya pencegahan.

“Ini sifatnya kewaspadaan dini. Kami diminta lebih menguatkan langkah pencegahan agar tidak terjadi peningkatan kasus influenza, khususnya influenza tipe A,” ujar dr Sucipto saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan Buleleng memperkuat pemantauan surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di seluruh fasilitas layanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit. Pemantauan ini difokuskan pada peningkatan deteksi kasus serta pengambilan spesimen sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

Koordinasi lintas sektor turut diperketat, termasuk dengan rumah sakit rujukan. Selain itu, mekanisme notifikasi cepat juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus. “Jika ada peningkatan kasus, akan segera dilakukan investigasi epidemiologi,” jelasnya.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas kesehatan diminta aktif melaporkan dan memantau kasus ILI, SARI, ISPA, hingga pneumonia melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Petugas kesehatan pun didorong meningkatkan kemampuan deteksi dini dan respons cepat, terutama terhadap pasien dengan gejala influenza berat.

Dinas Kesehatan Buleleng juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penularan. Edukasi dan komunikasi risiko terus dilakukan dengan menekankan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Masyarakat kami imbau rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Jika muncul gejala berat seperti demam tinggi, sesak napas, atau kelelahan ekstrem, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” tegas dr Sucipto.

Ia menambahkan, warga yang mengalami gejala flu diharapkan membatasi aktivitas dan kontak dengan orang lain. “Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat kasus sudah meningkat,” pungkasnya. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *