BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Cuaca Ekstrem, Damkar Buleleng Imbau Warga Waspadai Api di Kawasan Rawan Terbakar

whatsapp image 2025 10 20 at 17.09.36
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono (foto/ndr).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang meningkat akibat cuaca panas ekstrem di akhir Oktober 2025. Plt. Kepala Dinas Damkar Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menegaskan agar masyarakat tidak sembarangan memantik api di kawasan rawan terbakar, seperti hutan, lahan kering, dan tumpukan sampah.

“Kita sudah mengantisipasi dari awal melalui imbauan Bupati agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan, terutama di musim panas ekstrem ini,” ujar Kappa, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, sejak September hingga Oktober 2025, kasus kebakaran di Buleleng meningkat dua kali lipat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Sebagian besar insiden terjadi akibat kelalaian manusia, dengan wilayah Kecamatan Gerokgak tercatat sebagai daerah paling rawan.

Kappa menambahkan, peningkatan kejadian kebakaran juga berdampak pada mobilitas tinggi armada pemadam, di mana Damkar Buleleng hanya memiliki 9 unit kendaraan, dengan dua di antaranya tidak berfungsi optimal karena usia kendaraan yang sudah tua.

“Kondisi armada kita memang terbatas. Dari 9 unit, dua tidak bisa digunakan dan sisanya banyak yang sudah rusak ringan. Wilayah kerja kami juga sangat luas,” jelasnya.

Meski demikian, Pemkab Buleleng berkomitmen menambah satu armada baru jenis Tender Rescue and Command (TRC) untuk mendukung penanganan darurat dan pemadaman kebakaran. “Untuk sementara satu TRC dulu, karena proses pengadaan armada baru butuh waktu cukup lama, sekitar enam bulan,” katanya.

Kappa juga menilai idealnya setiap kecamatan memiliki satu pos damkar dengan dua armada aktif dan petugas bersertifikat. Saat ini, Damkar Buleleng memiliki 127 personel yang tersebar di tiga pos: Singaraja, Seririt, dan Kubutambahan.

“Wilayah Buleleng sangat luas dan rawan kekeringan, jadi sudah seharusnya pos pemadam diperbanyak. Tapi tentu perlu dukungan SDM dan sarana yang memadai,” pungkasnya. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *