BULELENG (terasbalinews.com) – Komitmen terhadap keselamatan kerja terus diperkuat PLN Indonesia Power UBP Bali melalui pelaksanaan simulasi tanggap darurat kebencanaan di lingkungan PLTGU Pemaron. Kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan dan karyawati sebagai bentuk peningkatan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Simulasi digelar dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng sebagai narasumber, serta turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Bali. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun sistem penanganan bencana yang terintegrasi antarinstansi.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali pemahaman langsung mengenai prosedur evakuasi, koordinasi tim saat kondisi darurat, hingga penggunaan peralatan keselamatan. Pendekatan praktik di lapangan diharapkan mampu meningkatkan ketanggapan pegawai dalam merespons berbagai potensi risiko bencana secara cepat dan tepat.
Manager Unit Gilimanuk Pemaron, Yusna Prambudi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya perusahaan dalam menjamin keselamatan seluruh pekerja sekaligus menjaga stabilitas operasional.
“Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh karyawan dan karyawati di PLTGU Pemaron selalu siap siaga dalam menghadapi potensi kebencanaan. Kesiapan ini bukan hanya penting untuk keselamatan individu, tetapi juga untuk menjaga keberlangsungan operasional pembangkit,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, sinergi dengan instansi terkait seperti BPBD dan DLH menjadi elemen krusial dalam menciptakan sistem tanggap darurat yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Bali berharap seluruh insan perusahaan memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi serta mampu bertindak sigap dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memperkuat budaya mitigasi bencana di lingkungan kerja. *ndr















