BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Plang Nama Jalan Berbahan Daur Ulang Plastik di Buleleng, Inovasi Sutjidra Atasi Sampah

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra meresmikan plang nama Jalan Pahlawan berbahan daur ulang sampah plastik di kawasan titik nol kilometer, Singaraja, Kamis (25/6/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalunews.com) – Plang nama jalan berbahan daur ulang plastik resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Buleleng sebagai inovasi dalam pengelolaan sampah plastik. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra di kawasan titik nol kilometer, Jalan Pahlawan, Kamis (25/6/2026).

Peluncuran plang nama jalan berbahan daur ulang plastik ini menjadi langkah nyata Pemkab Buleleng dalam mengurangi timbunan sampah plastik sekaligus menghadirkan fasilitas publik yang ramah lingkungan. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Rumah Plastik Indonesia untuk mengubah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Bupati Sutjidra mengatakan, pemanfaatan sampah plastik menjadi plang jalan merupakan salah satu solusi inovatif dalam menjawab persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Inovasi ini menjadi salah satu bentuk pengelolaan sampah yang memberikan manfaat nyata. Sampah plastik tidak lagi menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang berguna bagi masyarakat,” ujar Sutjidra.

Menurutnya, pemasangan plang nama jalan berbahan daur ulang plastik tidak hanya dilakukan di Jalan Pahlawan. Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menyiapkan sedikitnya 10 titik lainnya sebagai lokasi pemasangan berikutnya. Bahkan, konsep serupa akan diterapkan dalam penataan kawasan Pelabuhan Tua Buleleng sebagai bagian dari pengembangan kawasan yang lebih ramah lingkungan.

Sutjidra menjelaskan, setiap satu tiang plang membutuhkan sekitar 120 kilogram sampah plastik sebagai bahan baku. Material yang digunakan pun didominasi hasil olahan limbah dengan komposisi sekitar 98 persen plastik daur ulang.

Melalui inovasi plang nama jalan berbahan daur ulang plastik, Pemkab Buleleng berharap pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga mampu menghasilkan produk berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. Program ini sekaligus diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi sirkular dan pelestarian lingkungan. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *