BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Lovina Festival 2025 Hadirkan Magisnya Lovina di Dua Lokasi Sekaligus

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara (tengah), memimpin rapat koordinasi persiapan Lovina Festival 2025 di Kantor Dispar Buleleng, Rabu (11/6/2025), bersama perwakilan stakeholder terkait dan pelaku industri pariwisata. (foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Buleleng (terasbalinews.com) – Buleleng kembali bersiap menyambut salah satu agenda wisata tahunan paling ditunggu, Lovina Festival 2025, yang akan digelar pada 24–27 Juli 2025. Uniknya, tahun ini festival akan berlangsung di dua lokasi sekaligus, yakni Pantai Binaria di Desa Kalibubuk, Kecamatan Buleleng dan Pantai Tasikmadu di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar.

Kepastian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025, di Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng. Dalam rapat tersebut, seluruh unsur terkait hadir, termasuk dari jajaran Pemkab, kepolisian, TNI, desa adat dan dinas, hingga pelaku industri pariwisata dan sektor swasta.

Kepala Dispar Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengungkapkan bahwa Lovina Festival tahun ini mengusung tema “The Magical of Lovina”. Tema tersebut dipilih untuk menyuguhkan pengalaman yang benar-benar magis kepada para pengunjung, lewat kombinasi keindahan alam, budaya lokal, hingga pelestarian lingkungan.

The Magical of Lovina, tentunya memberikan pengalaman magis seperti Buleleng yang nyegara gunung dengan matahari yang terbenam secara spektakuler termasuk ada beragam kesenian budaya berupa tarian, musik dan seni yang mencerminkan magisnya warisan lokal termasuk pengalaman dengan keberadaan lumba-lumba serta mengajak untuk melestarikan lingkungan jelas Kadispar Dody.

Selama empat hari penuh, festival ini akan menampilkan rangkaian acara yang terbagi dalam tiga konsep utama: pertunjukan seni budaya, konser musik, dan festival kuliner yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Semua kegiatan itu akan berlangsung serentak di dua panggung utama, yakni Panggung Tasikmadu dan Panggung Binaria.

Kita bakal mengkolaborasikan pertunjukan seni budaya dengan musik modern dan juga kuliner yang melibatkan UMKM di Kabupaten Buleleng dan kita gelar secara serentak di dua panggung tambah Dody.

Rakor juga membahas tahapan teknis dan penguatan sinergi antar stakeholder, mulai dari PHRI Buleleng, Villa Palm Living, pengelola Pantai Binaria, hingga Event Organizer Belakang Layar Bali yang kembali dipercaya menangani festival ini.

Lovina Festival 2025 dipastikan bakal menjadi ajang yang tidak hanya menghibur tapi juga memperkuat identitas budaya lokal dan kepedulian terhadap alam. Bagi para pencinta seni, musik, kuliner, dan keindahan laut utara Bali, ini adalah momentum yang tak boleh dilewatkan. ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *