BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Nyaris Terjun dari Jembatan, Pemuda Sambangan Diselamatkan Berkat Kepedulian Warga

whatsapp image 2026 01 27 at 15.31.46
Petugas kepolisian bersama warga saat mengamankan seorang pemuda di kawasan Jembatan Sambangan–Sangket, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (27/1) dini hari. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Kepedulian warga yang peka terhadap situasi sekitar, berpadu dengan respons cepat kepolisian, berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pemuda di Jembatan Sambangan–Sangket, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Selasa (27/1) dini hari.

Sekitar pukul 01.00 Wita, sekelompok pemuda yang melintas mencurigai gerak-gerik seorang pria muda yang berdiri di tepi jembatan dalam kondisi tidak wajar. Merasa situasi berbahaya, mereka segera menghubungi Polsek Sukasada untuk meminta bantuan.

Petugas piket langsung mendatangi lokasi. Di tempat kejadian, pemuda berinisial KBD (22), warga Desa Sambangan, tampak termenung di pinggir jembatan dan sulit diajak berkomunikasi. Upaya pendekatan persuasif pun dilakukan dengan mengajak korban berbincang dan menenangkannya.

“Anggota berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan menenangkan korban dan mengajaknya berbicara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi. Namun yang bersangkutan tidak mau terbuka dan hanya menyebutkan asal tempat tinggalnya,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Proses pendekatan berlangsung kurang lebih 40 menit. Karena kondisi korban dinilai tetap berisiko dan tidak menunjukkan perubahan yang menenangkan, petugas mengambil langkah pengamanan dengan menjauhkan KBD dari area jembatan.

Setelah situasi dinyatakan aman, KBD diantar pulang dan diserahkan langsung kepada keluarganya. Dari penuturan keluarga, diketahui bahwa KBD sejak kecil diasuh oleh pamannya, DS (62), seorang pensiunan PNS, setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Keluarga pun mengaku tidak mengetahui persoalan yang tengah dihadapi korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial di ruang publik, sekaligus menunjukkan peran krusial kolaborasi masyarakat dan aparat kepolisian dalam mencegah kejadian yang berpotensi merenggut nyawa. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *