BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Enam Hari Tanpa Jejak, Pencarian Bocah Terseret Arus di Gerokgak Masuki Hari Terakhir

Tim SAR Gabungan memperluas pencarian Gede Adimas Raditya Wibawa di sekitar Pantai Gerokgak, Buleleng, Selasa (29/9). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Enam hari sudah Gede Adimas Raditya Wibawa, 11, dicari setelah terseret arus laut di Pantai Gerokgak, Buleleng. Namun hingga Selasa (29/9/2026), keberadaan siswa kelas 5 SD tersebut belum juga ditemukan.

Tim SAR Gabungan kembali mengerahkan personel pada hari keenam dengan memperluas area pencarian. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut dan darat, termasuk bergerak ke wilayah timur dan barat dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Namun hingga pencarian dihentikan, belum ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan Adimas.

Operasi pencarian sejak hari pertama melibatkan Basarnas, Brimob Batalyon Kompi C Sat Brimob Polda Bali, Polairud, TNI AL, Polsek Gerokgak, PT Cendana Mutiara, Bhuana Bali Rescue, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian pada hari keenam masih belum membuahkan hasil. Tim SAR akan kembali bergerak pada Rabu (30/9/2026).

“Pencarian masih nihil dan rencananya besok akan dilanjutkan proses pencarian lagi,” ujar Donny.

Mengacu pada standar operasional prosedur (SOP), pencarian akan memasuki batas akhir pada hari ketujuh. Meski demikian, berakhirnya operasi resmi tidak berarti pemantauan terhadap korban dihentikan sepenuhnya.

Donny menjelaskan, koordinasi dengan berbagai pihak tetap dilakukan. Apabila nantinya muncul informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, operasi dapat kembali dibuka untuk mendukung proses evakuasi.

“Sekali pun operasi pencarian ditutup, namun akan terus dilakukan pemantauan dengan melakukan koordinasi. Dan kalau ada tanda-tanda ditemukan kegiatan operasi akan dilanjutkan untuk membantu proses evakuasi,” jelasnya.

Di tengah pencarian yang belum membuahkan hasil, pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang selama enam hari ikut membantu mencari Adimas.

Sebagai bagian dari penutupan rangkaian operasi sesuai SOP, Tim SAR Gabungan dijadwalkan melakukan konsolidasi pada Rabu (30/9/2026) di Kantor Desa Gerokgak.

“Untuk menutup rangkaian pencarian berdasar SOP, rencananya Tim SAR akan melakukan konsolidasi pada Rabu (30/9/2026) di Kantor Desa Gerokgak,” ungkap Donny.

Kapolsek Gerokgak Kompol I Made Derawi juga membenarkan bahwa Adimas hingga kini belum ditemukan. Menurutnya, pencarian tetap dimaksimalkan hingga batas waktu yang ditentukan.

“Pencarian masih nihil namun tetap diupayakan pencarian hingga batas maksimal,” ujarnya.

Adimas yang berasal dari Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, dilaporkan hilang pada Kamis (24/9/2026). Saat itu, korban sedang berenang di Pantai Gerokgak bersama dua rekannya sebelum terseret arus.

Dua anak lainnya berhasil diselamatkan oleh warga. Sementara Adimas hingga memasuki hari keenam pencarian masih belum ditemukan. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *