BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Sopir Bus Luka Akibat Aksi Pelemparan Batu di Jalan Raya Gerokgak

Kaca bus pecah akibat pelemparan batu oleh orang tak dikenal (foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Buleleng (terasbalinews.com) – Aksi nekat pelemparan batu oleh orang tak dikenal kembali terjadi di jalur utama Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk. Kali ini, insiden tersebut menyebabkan seorang sopir bus penumpang mengalami luka di bagian wajah akibat pecahan kaca.

Peristiwa berlangsung pada Kamis (29/5) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita, tepatnya di kawasan barat jembatan Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Saat itu, sopir bus bernama Gede Agus Sugiarianto, warga Banjar Dinas Mandul, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, tengah mengemudikan Bus Puspasari jurusan Surabaya–Singaraja dengan nomor polisi DK 7962 UR.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat sebuah sepeda motor melaju dari arah berlawanan dan memepet bus. Tanpa alasan yang jelas, pengendara motor langsung melemparkan batu ke arah bus. Batu menghantam kaca depan dan menyebabkan kaca pecah. Pecahan kaca mengenai wajah Sugiarianto, hingga membuatnya mengalami luka memar di bagian mata kiri.

Kapolsek Gerokgak Kompol I Made Derawi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa penyelidikan telah dilakukan di lokasi kejadian, dan polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku.

“Korban mengalami luka memar di mata sebelah kiri akibat serpihan kaca yang pecah. Kerugian ditaksir sekitar Rp 5 juta,” ujar Kompol Derawi saat dikonfirmasi pada Jumat (30/5).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna putih. Namun, nomor polisi kendaraan tidak diketahui.

Pihak kepolisian masih menelusuri identitas dan motif di balik aksi pelemparan tersebut. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, khususnya saat melintas di jalur Singaraja–Gilimanuk pada jam-jam rawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *