BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Kecewa Tak Bertemu Kajari, Warga Sudaji Segel Kantor Desa

img 20251217 wa0032
Kantor Desa Sudaji di segel warga akibat kecewa tidak bertemu Kajari Buleleng Edi Irsan. (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Kekecewaan warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, memuncak setelah gagal bertemu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan. Sepulang dari Kejari Buleleng, massa warga meluapkan aksi protes dengan menyegel Kantor Desa Sudaji pada Selasa (16/12/2025) sore.

Aksi penyegelan dilakukan dengan memalang pintu gerbang kantor desa menggunakan kayu serta memasang spanduk. Penyegelan tersebut berdampak langsung pada terganggunya pelayanan administrasi di kantor desa.

“Informasinya kantor desa disegel masyarakat selama dua hari sejak Selasa sore usai datang dari Kejari Buleleng,” ujar Perbekel Desa Sudaji, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, Rabu (17/12/2025).

Perbekel Fajar menjelaskan, pihak desa tidak mengambil langkah membuka segel demi menjaga situasi tetap kondusif. Ia menyebutkan bahwa aparat juga mempertimbangkan stabilitas keamanan sehingga penyegelan sementara dibiarkan.

“Memang ada pertimbangan untuk membiarkan penyegelan. Untuk sementara, pelayanan desa dialihkan ke masing-masing dusun melalui kepala dusun,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Camat Sawan, I Ketut Cantyana. Menurutnya, pihak kecamatan belum berani membuka segel karena kondisi di lapangan masih sensitif. Ia membenarkan bahwa aksi warga dipicu oleh kekecewaan karena tidak berhasil bertemu langsung dengan Kajari Buleleng.

“Kami mendapat informasi kantor desa disegel selama dua hari. Untuk sementara biarkan dulu sampai situasi menjadi reda,” ucap Cantyana.

Cantyana menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perbekel agar pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan melalui kepala dusun masing-masing. Hingga kini, pihak kecamatan dan aparat masih memantau situasi tanpa melakukan negosiasi pembukaan segel.

“Situasi terus kami pantau, namun belum berani melakukan langkah negosiasi untuk membuka segel,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Sawan AKP Ketut Budayana memastikan kondisi keamanan di Desa Sudaji tetap terkendali meskipun terjadi aksi penyegelan kantor desa.

“Kami sudah menempatkan personel untuk mengamati situasi di Sudaji. Secara umum masih kondusif,” tandasnya. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *