BULELENG (terasbalinews.com) – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 di Kabupaten Buleleng berlangsung dengan nuansa berbeda. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cabang Buleleng memadukan momentum HPN dengan Hari Valentine melalui kegiatan bertajuk SMSI Buleleng Berbagi Kasih yang digelar di Lembah Cinta 99, Singaraja, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini mengacu pada tema nasional HPN, yakni “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Melalui kegiatan tersebut, SMSI Buleleng ingin menegaskan peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari kepedulian sosial di masyarakat.
Ketua SMSI Buleleng, Franselino Xaves Simenes, dalam sambutannya menekankan pentingnya pers yang sehat, independen, dan berintegritas dalam menjaga kehidupan demokrasi.
“Pers harus sehat, jangan memihak tapi tegak lurus dengan kebenaran. Mari kita sampaikan kritik secara konstitusional. Menegakkan kebenaran harus dijalankan. Peran pers adalah sosial kontrol terhadap kebijakan pemerintah,” tegasnya.
Pemilik media Sinar Timur itu juga menyebut HPN sebagai momentum penting bagi insan pers untuk terus menjaga demokrasi sekaligus mencerdaskan publik. Ia menilai Monumen Media Siber Indonesia bukan sekadar bangunan, melainkan simbol perjuangan panjang perjalanan pers di Indonesia.
“Monumen Media Siber Indonesia bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol perjuangan dan warisan sejarah karena perjalanan panjang pers Indonesia. Kita tahu persis bagaimana berhadapan dengan pemerintah orde khususnya di Kabupaten Buleleng. Namun perlahan dinamika pers di Buleleng cukup sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN SMSI Buleleng, Muhammad Zulkifli, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antar insan pers sekaligus menghadirkan aksi sosial di momen Valentine.
“Acara kita adalah silaturahim antara pers di Buleleng dan berbagi kasih di momen sakral Hari Valentine Day yang dipusatkan di Lembah Cinta 99 adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat,” jelasnya.
Perayaan HPN yang diprakarsai SMSI Buleleng itu juga melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Buleleng, pejabat daerah, serta para pewarta. Kegiatan berlangsung meriah dan ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng serta pembagian bingkisan kepada peserta. *ndr














