BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

DPRD Buleleng Terima Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus, Fokus Cari Solusi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya bersama pimpinan dan anggota DPRD menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Buleleng di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Jumat (3/7/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng menerima audiensi Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Buleleng di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng, Jumat (3/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut atas aksi damai bertajuk Buleleng Memanggil yang sebelumnya digelar mahasiswa untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait persoalan daerah maupun nasional.

Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, didampingi pimpinan dan anggota DPRD dari berbagai fraksi. Dalam suasana dialog yang terbuka, pembahasan difokuskan pada tiga isu strategis yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Buleleng, yakni sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Mengawali pertemuan, Ketua DPRD Buleleng menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan daerah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pada aksi sebelumnya pimpinan DPRD tidak dapat menemui massa aksi secara langsung.

“Kami sampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya, bukan karena kami di pimpinan atau anggota dewan tidak mau menerima. Namun, pada saat bersamaan bertepatan dengan adanya kegiatan persembahyangan keagamaan kami di kawasan Pura yang berada di areal gedung dewan. Selain itu, secara regulasi administratif, surat pemberitahuan belum sempat masuk sehingga kami di DPRD tidak mengetahui jadwal tersebut secara pasti,” ujar Ngurah Arya.

Ia menegaskan ketidakhadiran tersebut bukan bentuk penolakan terhadap aspirasi mahasiswa. Menurutnya, DPRD tetap membuka ruang dialog dan siap menerima masukan dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ngurah Arya mengajak mahasiswa memanfaatkan audiensi sebagai forum mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi Kabupaten Buleleng. Menurutnya, pemikiran kritis dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Ia menilai sektor pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar utama yang memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Buleleng. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga harus terus dipercepat guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pelayanan publik.

“Kita tidak mengabaikan isu nasional, tetapi untuk isu nasional nanti saya akan berikan waktu dan ruang khusus di ruangan pimpinan. Hari ini, mari kita berbicara tentang diskusi Buleleng. Apa yang harus kita lakukan? Kami di lembaga dewan dan kalian semua sebagai pemikir-pemikir muda harus bisa memberikan jalan keluar. Kita bukan sekadar menuntut, tetapi lebih penting memberikan solusi dan menjawab kegelisahan kita bersama,” tegasnya.

Ketua DPRD juga memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan dibahas secara kolektif bersama seluruh komisi di DPRD. Apabila terdapat persoalan yang belum dapat diselesaikan dalam waktu dekat, DPRD berkomitmen menjadikannya sebagai prioritas pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan diskusi yang singkat ini memberi arti bagi kita semua, termasuk juga untuk kemajuan Kabupaten Buleleng yang kita cintai bersama,” pungkas Ngurah Arya.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dokumen kajian dan tuntutan dari perwakilan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus sebagai bahan diskusi bersama DPRD Kabupaten Buleleng. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *