BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Gandeng Empat Universitas, OJK Bali Perluas Edukasi Keuangan hingga Pelosok Desa

OJK - Program "Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026". (foto/ist)
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

DENPASAR (terasbalinews.com). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali kembali menggandeng kalangan perguruan tinggi untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Melalui program “Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2026”, sebanyak 687 mahasiswa akan diterjunkan ke 50 desa yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Program ini merupakan hasil kolaborasi OJK Provinsi Bali dengan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Universitas Warmadewa, dan Universitas Dhyana Pura.

Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, mengatakan sinergi dengan civitas academica menjadi strategi penting dalam memperluas pemerataan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong ‘Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka, Paras Paros Sarpanaya’,” ujar Parjiman saat menutup pembekalan khusus KKN LIK 2026 di Kantor OJK Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026).

Sebelum diterjunkan ke lokasi KKN, seluruh peserta mendapatkan pembekalan mengenai tugas dan materi edukasi keuangan. Pembekalan tersebut dilaksanakan pada 6 Juli untuk mahasiswa Universitas Udayana, 8 Juli untuk Universitas Pendidikan Ganesha, serta 9 Juli bagi mahasiswa Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan OJK, pelindungan konsumen, kewaspadaan terhadap kejahatan di sektor jasa keuangan, pengelolaan keuangan, hingga berbagai isu literasi keuangan lainnya. Pembekalan dihadiri pimpinan perguruan tinggi, ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), koordinator KKN, serta dosen pendamping desa.

Sebanyak 687 mahasiswa akan melaksanakan program pengabdian di 50 desa yang tersebar di Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, Karangasem, Buleleng, Bangli, serta Kota Denpasar.

Selama berada di desa, mahasiswa akan menjalankan berbagai program edukasi, seperti “Edukasi Ngiring ke Banjar”, “Keluarga Cerdas Keuangan”, edukasi bagi pelajar, edukasi pemuda desa, pemetaan potensi desa, serta survei tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Program KKN LIK 2026 merupakan penyelenggaraan keempat sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023. Dalam tiga tahun terakhir, program ini telah menjangkau 100 desa di seluruh Bali dengan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta KKN LIK 2026 memperoleh perlindungan berupa jaminan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, Bursa Efek Indonesia juga memberikan top up dana investasi di pasar modal bagi peserta yang telah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN).

OJK Provinsi Bali berharap pemerintah desa dan masyarakat di seluruh lokasi KKN dapat mendukung pelaksanaan program sehingga edukasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Ke depan, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (red)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *