BULELENG (terasbalinews.com) – Ribuan mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) resmi memulai babak baru perjalanan akademiknya. Sebanyak 4.751 mahasiswa mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Undiksha 2026 yang dibuka pada Rabu (12/8/2026).
Pembukaan PKKMB tahun ini terasa istimewa. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, M.Eng., Ph.D., hadir langsung di hadapan para mahasiswa baru untuk memberikan motivasi sekaligus pesan mengenai pentingnya memanfaatkan masa perkuliahan sebagai bekal menata masa depan.
Kehadiran Menteri Brian berlangsung setelah dirinya meresmikan Gedung Laboratorium Pendidikan Terpadu Undiksha. Di hadapan ribuan mahasiswa, ia mengaku senang dapat menjadi bagian dari momentum awal perjalanan akademik para mahasiswa baru.
“Saya senang bisa hadir di tengah-tengah adik-adik sekalian. Kebetulan anak saya juga sedang PKKMB di kampusnya di Bandung,” ujarnya.
Menurut Brian, diterimanya seseorang sebagai mahasiswa, terlebih di perguruan tinggi negeri, merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, kata dia, belum dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Jadi mahasiswa itu adalah sebuah kebanggaan. Tidak banyak masyarakat Indonesia yang bisa menjalani bangku kuliah, apalagi di universitas negeri,” katanya.
Karena itu, ia meminta mahasiswa baru Undiksha tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Masa perkuliahan dinilai menjadi salah satu fase penting untuk membentuk karakter sekaligus menentukan arah masa depan.
Brian mendorong mahasiswa mulai membangun kebiasaan positif sejak awal perkuliahan, terutama dalam hal mengatur waktu, menjaga disiplin serta mampu mengelola diri secara mandiri.
Selain berfokus pada pencapaian akademik, mahasiswa juga didorong aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dan mengikuti aktivitas di luar ruang kelas dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan nonakademik atau soft skill yang akan dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
“Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan disia-siakan kesempatan yang ada di bangku kuliah,” pesannya.
Menteri Brian juga memberikan perhatian kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Ia meminta kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk merasa minder. Sebaliknya, keterbatasan harus menjadi dorongan untuk terus berkembang dan membuktikan kemampuan.
Di akhir arahannya, Brian berharap seluruh mahasiswa baru Undiksha mampu menjalani perkuliahan dengan serius hingga menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
“Semoga semua mahasiswa bisa sukses dan wisuda tepat waktu. Jangan lama-lama kuliahnya, kalau bisa dalam rentang waktu empat tahun,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., menekankan pentingnya menciptakan suasana PKKMB yang aman, nyaman dan edukatif bagi mahasiswa baru.
Ia meminta seluruh panitia memastikan kegiatan pengenalan kampus tidak berubah menjadi aktivitas yang membebani mahasiswa di luar kepentingan akademik. Termasuk, tidak diperkenankan adanya pungutan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Undiksha, kata Lasmawan, juga terus berupaya menyediakan fasilitas yang mendukung proses pendidikan mahasiswa. Sarana dan prasarana yang tersedia diarahkan untuk menunjang kegiatan belajar sekaligus memberikan kenyamanan selama mahasiswa menjalani masa studi.
Dari sisi pembelajaran, Undiksha juga mengarahkan kegiatan perkuliahan berlangsung secara luring. Pembelajaran dapat dilakukan dengan pola lain apabila terdapat kesepakatan antara mahasiswa dan dosen.
PKKMB Undiksha 2026 berlangsung hingga 14 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Harmoni in Action: Ganesha Muda Berdampak”. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga mulai membangun karakter, kompetensi dan semangat untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. *ndr














