BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
Pasang iklan disini ( 970x250 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Sang Buleleng Mulai Diperkenalkan, SSO Jadi Fondasi Transformasi Digital Pemkab

Asisten I Setda Buleleng Putu Ariadi Pribadi meresmikan soft launching Sang Buleleng di Buleleng Command Center, Senin (26/10/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai memperkuat integrasi layanan digital melalui inovasi Sang Buleleng atau Satu Gerbang Buleleng. Sistem ini diperkenalkan melalui kegiatan soft launching di Buleleng Command Center, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng, Senin (26/10/2026).

Inovasi yang diinisiasi Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, tersebut mengusung penerapan single sign-on (SSO) sebagai tahap awal strategi besar transformasi digital pemerintahan daerah. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan identitas digital, layanan, serta data pemerintahan dalam satu gerbang akses.

Asisten I Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, yang meresmikan pengenalan awal sistem tersebut, mengapresiasi upaya Kominfosanti dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih aman, terintegrasi, dan mudah diakses.

Menurutnya, kehadiran Sang Buleleng menjadi langkah strategis dalam mempercepat digitalisasi birokrasi. Namun, pengembangan sistem ini membutuhkan komitmen jangka panjang dan dukungan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami berkomitmen agar Sang Buleleng ini dapat terus dikembangkan, tidak sebatas soft launching saja, melainkan berjalan secara berkelanjutan. Untuk itu, diperlukan dukungan penuh dan kolaborasi dari seluruh organisasi perangkat daerah,” ujarnya.

Putu Ariadi menegaskan, kolaborasi antarinstansi dan optimalisasi sumber daya pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan inovasi tersebut berjalan efektif. Dengan keterlibatan seluruh OPD, Sang Buleleng diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, menjelaskan bahwa Sang Buleleng dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sistem pemerintahan digital yang lebih terpadu.

Ada empat sasaran utama yang ingin dicapai melalui inovasi ini. Pertama, meningkatkan keamanan dan keterpaduan layanan digital pemerintah daerah. Kedua, memastikan pengelolaan kewenangan serta akses lebih terarah dan terkendali. Ketiga, meningkatkan kualitas data dan informasi melalui integrasi sistem. Keempat, memperkuat identitas digital Pemerintah Kabupaten Buleleng.

“Sang Buleleng hadir sebagai satu gerbang integrasi identitas digital, layanan dan data pemerintahan melalui penerapan single sign on atau SSO yang menjadi tahap awal dari strategi besar transformasi digital di Kabupaten Buleleng. Manfaatnya juga tidak hanya untuk pemeritah saja, melainkan juga kepada masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang lebih modern dan terpercaya,” ujar Suharta.

Ia berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan berpartisipasi aktif dalam mendukung penerapan sistem tersebut. Kolaborasi diperlukan agar integrasi layanan digital tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui Sang Buleleng, Pemkab Buleleng menargetkan terwujudnya pemerintahan yang semakin terhubung, aman, dan berdaya saing di era digital. Keberlanjutan pengembangan serta kesiapan setiap perangkat daerah akan menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Kegiatan soft launching turut dihadiri Kepala BKPSDM Buleleng I Made Dwi Adnyana, Ketua PWI Buleleng, Presiden KJB, Ketua Serikat Media Siber Indonesia Buleleng, serta seluruh kepala bidang di lingkungan Dinas Kominfosanti Buleleng. *ndr

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *