BULELENG (terasbalinews.com) – PT BPR Bank Buleleng 45 memberikan edukasi literasi keuangan kepada anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng dalam kegiatan rapat rutin yang digelar di Gedung Sasana Budaya, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini diisi dengan pemaparan berbagai produk perbankan sekaligus edukasi pengelolaan keuangan keluarga.
Rapat yang dipimpin Ketua DWP Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dalam kehidupan keluarga.
Menurutnya, pemahaman tentang literasi keuangan sangat dibutuhkan agar anggota organisasi mampu merencanakan tabungan serta kebutuhan jangka panjang secara lebih terarah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan anggota DWP memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengatur keuangan keluarga dan merencanakan masa depan secara lebih matang,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Buleleng 45, Vevy Indrawaty, menekankan pentingnya manajemen keuangan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya bijak dalam mengelola keuangan, tetapi juga menjaga keamanan data pribadi.
“Di era digital sekarang, selain pintar mengatur keuangan, kita juga harus disiplin menjaga keamanan data. Jangan sembarang membagikan informasi keuangan,” ungkapnya di hadapan anggota DWP.
Selain itu, ia juga mengajak para peserta untuk mulai membangun kebiasaan menabung sebagai dana cadangan yang dapat digunakan saat menghadapi kebutuhan mendesak, seperti biaya kesehatan, pendidikan, maupun kebutuhan keluarga lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Buleleng 45 juga memperkenalkan sejumlah produk keuangan kepada peserta, di antaranya tabungan berjangka serta produk deposito dengan bunga mencapai 6 persen per tahun.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan anggota DWP Kabupaten Buleleng semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat serta mampu memanfaatkan produk perbankan secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga. *ndr














