BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Bupati Buleleng Dorong Sekolah Jadi Garda Terdepan Cegah Korupsi dan Bangun Karakter Siswa

Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, menyampaikan arahan tegas terkait pentingnya integritas dalam dunia pendidikan saat membuka kegiatan “Sosialisasi Antikorupsi dalam Dunia Pendidikan” yang berlangsung di Gedung Gde Manik Singaraja, Kamis (13/6). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

Buleleng (terasbalinews.com) – Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas melalui kegiatan “Sosialisasi Antikorupsi dalam Dunia Pendidikan” yang berlangsung di Gedung Gde Manik Singaraja pada Kamis (13/6). Kegiatan ini digelar oleh Inspektorat Daerah dan menyasar seluruh kepala sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai agen perubahan. Ia menegaskan bahwa kepala sekolah harus menjadi teladan dalam membangun nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan di sekolah.

“Saya minta kepada seluruh kepala sekolah untuk membangun budaya antikorupsi, meningkatkan kedisiplinan, dan mengelola anggaran BOSP secara transparan serta akuntabel sesuai ketentuan, sehingga terhindar dari penyalahgunaan anggaran,” ujar Bupati Sutjidra.

Saat ini terdapat 758 satuan pendidikan di Buleleng yang mencakup PAUD, SD, dan SMP. Pemkab Buleleng juga telah menerapkan sistem KSPS dan I-Mute dalam rotasi dan penugasan kepala sekolah demi menjamin tata kelola yang baik.

Tak hanya fokus pada pemberantasan korupsi, Bupati Sutjidra juga menyoroti rendahnya kemampuan literasi di kalangan siswa SMP, terutama dalam hal membaca. Ia meminta seluruh tenaga pendidik untuk memberikan perhatian khusus terhadap aspek ini.

Selain itu, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga menjadi sorotan. Sutjidra menekankan pentingnya pelaksanaan PPDB yang adil, transparan, dan bersih dari praktik-praktik tidak terpuji.

“Saya minta kepada seluruh kepala satuan pendidikan untuk menjaga integritas dalam proses penerimaan murid baru. Jangan sampai ada tindakan yang melanggar hukum dan mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya lagi.

Di sisi lain, Bupati juga mengajak sekolah untuk mendukung program pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, dan pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.

Kegiatan ini diakhiri dengan ajakan Bupati kepada seluruh insan pendidikan di Buleleng untuk bersama-sama menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter dan bebas dari praktik korupsi. Ndra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *