BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.
banner

Korban Tenggelam di Air Terjun Tembok Barak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

whatsapp image 2026 04 26 at 11.30.55
Tim SAR gabungan bersama warga mengevakuasi korban tenggelam di kawasan Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Buleleng, Minggu (26/4/2026). (foto/ist).
banner 120x600
Pasang iklan disini ( 468x60 pixel )
WhatsApp +62 819-3301-0005

BULELENG (terasbalinews.com) – Upaya pencarian korban tenggelam di kawasan Air Terjun Tembok Barak, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng akhirnya membuahkan hasil. Pada hari kedua operasi, Minggu (26/4/2026), tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah penyisiran intensif sejak pagi.

Korban diketahui bernama Ardianan Wardana Putra (23), asal Sleman, Yogyakarta. Sejak pagi, pencarian difokuskan di sekitar pusaran air terjun yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat sebelum tenggelam.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan tim sempat menemukan titik mencurigakan di sekitar lokasi kejadian.

“Kita menemukan salah satu titik yang kita curigai, posisi barat air terjun arah ke tebing,” ujarnya.

Untuk memastikan, tim penyelam kemudian diterjunkan dengan mempertimbangkan kondisi arus serta kedalaman air di lokasi tersebut. Tak berselang lama, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita.

“Kondisi titik yang kita curigai dengan info kronologis awal yang kita terima pada posisi kurang lebih 2-3 meteran, bergeser ke arah selatannya,” jelasnya.

Korban ditemukan di kedalaman sekitar 6 hingga 7 meter dalam kondisi masih mengenakan celana hitam. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda luka benturan pada tubuh korban.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng. Proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dengan dukungan masyarakat setempat.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat mandi bersama rekannya pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Pencarian di hari pertama sempat dilakukan hingga malam hari, namun belum membuahkan hasil akibat keterbatasan pencahayaan dan kondisi medan.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Damkar, BPBD, PMI, Polairud, Polsek Sukasada, TNI, serta masyarakat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing. *ndr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *