BREAKING NEWS
PT. TERAS MEDIA SEJAHTERA (terasbalinews.com). AHU-0012026.AH.01.01.TAHUN 2023.

Koster Bedah Visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ Bareng Pemuda Katolik Denpasar-Kelompok Cipayung

Wayan Koster saat menghadiri diskusi beda visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali bersama Pemuda Katolik Denpasar dan Kelompok Cipayung, Rabu (3/7/2024).(Foto/nan)
Wayan Koster saat menghadiri diskusi beda visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali bersama Pemuda Katolik Denpasar dan Kelompok Cipayung, Rabu (3/7/2024).(Foto/nan)
banner 120x600

DENPASAR (terasbalinews.com). Gubernur Bali periode 2018-2023 Wayan Koster menggelar diskusi dalam rangka membedah Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Rabu (3/7/2024) di Istana Taman Jepun, Denpasar.

Acara ini diinisiasi oleh Pemuda Katolik Komisariat Cabang Denpasar dan mengundang Kelompok Cipayung yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Indonesia, dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

Koster sendiri diminta untuk membedah secara mendalam ide dan gagasan dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sebuah visi yang ia gagas dan pakai ketika menjabat sebagai Gubernur Bali.

Lima orang panelis (penanggap) dalam diskusi tersebut diantaranya Ketua GMNI cabang Denpasar, Ketua PMKRI Cabang Denpasar, Ketua HMI Cabang Denpasar, pengurus Pemuda Katolik Denpasar, dan Akademi Universitas Udayana.

Wayan Koster mengatakan, selama ini pembangunan Bali tidak didasari pada alam, manusia dan kebudayaan Bali, namun malah cenderung masih berandai-andau dan tidak jelas.

Lebih lanjut, Koster melanjutkan, saat dirinya menjabat sebagai gubernur ia hanya ingin mengembalikan penyelenggaraan pembangunan Bali yang berdasarkan pada spirit alam, manusia dan kebudayaan Bali, yang kemudian dirumuskan dalam Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Jadi saya mengambil spirit kekuatan alam, manusia dan kebudayaan Bali untuk membangun Bali,” ujar Koster.

Menurut Koster, keluhuran budaya di Bali harus dijaga secara konsisten dan komitmen yang kuat. Ia menyebut, jika tidak dijaga dengan baik, budaya Bali akan hilang.

“Maka tidak akan ada lagi pembeda antara Bali dengan daerah lain. Kalau alamnya indah di luar provinsi lain juga ada. Kalau nyari lebih bersih juga di luar Bali juga banyak. Yang membedakan hanya budaya,” terang Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu.

Sementara, Ketua Pemuda Katolik Komcab Denpasar Rikardus A. B. Dappa menyampaikan, Nangun Sat Kerthi Loka Bali merupakan langkah penting dalam menjaga dan memelihara kesucian serta keharmonisan alam Bali dalam segala aspek.

“Kita perlu berpartisipasi dalam menjaga warisan budaya dan alam bali agar tetap lestari  dan berkelanjutan,” ungkap pria yang akrab disapa Riki.

“Saya berharap diskusi ini dapat menjadi wadah bagi kita untuk berbagi  pandangan, gagasan, ide dan solusi yang konstruktif yang bisa membantu implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali kedepannya, untuk Bali yang lebih baik, ujarnya lagi. (nan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *